Bupati Kudus “Jualan” Lewat Siaran Radio

Bupati Kudus “Jualan” Lewat Siaran Radio

SEMARANG-Sebuah daerah bisa maju manakala diperkuat dukungan berbagai elemen. Mulai dari peran pemangku kebijakan hingga seluruh elemen masyarakat harus turut aktif. Hal itu yang sisampaiakan  Bupati Kudus H. Musthofa,
dalam siaran live RRI PRO 1 FM Semarang. Bupati secara gamblang memaparkan apa  yang telah dilakukannya bersama masyarakat, Jumat (6/1). Terutama fokus utama dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan di Kudus.

Acara yang berlabel Komunikada (komunikasi kepala daerah) ini merupakan ajang interaksi pemimpin dengan rakyat. Dikatakan bupati, bahwa kunci membangun daerah adalah hadirnya peran pemerintah terhadap semua persoalan yang ada.

“Negara harus hadir untuk memberikan solusi dan memberikan fasilitas terhadap segala yang dibutuhkan rakyat,” kata bupati.

BACA JUGA :  Mengenal Putri Una Astari atau DJ Una

Lebih lanjut bupati menegaskan, bahwa jajaran pemerintahan  harus tegak lurus dari atas hingga ke desa bahkan RT. Agar bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Sehingga pemerintahan bisa bersinergi dari pemerintah pusat hingga daerah.

“Apa yang dilakukan Pak Gubernur Ganjar Pranowo ini bagus. Telah mampu membangkitkan perekonomian di Jawa Tengah. Kami yang di daerah tinggal mendukung.” kata bupati.

Ada empat indikator keberhasilan yang harus berjalan dengan baik, sebagai bentuk pelayanan. Yaitu sektor pendidikan, kesehatan, keterampilan kerja, serta kebijakan dan peran pemerintah.

“Masyarakat Kudus sudah memiliki jiwa wirausaha sesuai filosofi dari Sunan Kudus yaitu gusjigang,” imbuh pria yang baru saja dikukuhkan sebagai Bapak  PKL Jawa Tengah ini.

BACA JUGA :  Pondok Sarang bersama PR Sukun Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Bupati tidak segan-segan ikut “menjual” (memasarkan-red) berbagai potensi daerah Kudus. Dalam arti membawa para pelaku UMKM Kudus memasarkan produknya ke  luar Kudus bahkan juga ke luar Jateng. Baik berupa pameran dagang, maupun temu dagang untuk membangun jaringan bisnis. Pemkab Kudus memfasilitasi, sehingga semua potensi bisa dipasarkan.   14 SMK Negeri dan swasta  dengan keahlian khususnya masing-masing, yang berstandar nasional, bahkan internasional yang selama kepemimpinan H Musthofa telah disorong hingga mencapai kualitas yang bagus. Sehingga lulusannya bisa dengan mudah diserap pasar kerja.

“Kami tidak ingin anak-anak nantinya mondar-mandir untuk mencari kerja. Tetapi merekalah yang dicari perusahaan/industri sebagai tenaga andal,” jelasnya.

Dalam dialog live dengan pendengar radio, Sudoro penelepon asal Kalimantan Tengah memberikan apresiasi. Dirinya salut dengan apa yang dilakukan bupati Kudus. Transparansi yang dilakukannya merupakan wujud komitmen memberantas pungli dan tindak kejahatan korupsi lainnya.(rg)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post