Bupati Kudus Tampilkan Produk UMKM di Ekspo Musrenbangwil

oleh

Bupati Kudus Tampilkan Produk UMKM di Ekspo Musrenbangwil

“Juga Ditampilkan Berbagai Inovasi untuk Kemudahan Publik”

KUDUS-Musyawarah perencanaan pembangunan wilayah (Musrenbangwil) Se-Eks Karesidenan Pati dilangsungkan di Kudus, Selasa (14/3). Dalam musrenbang ini, dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah, didampingi anggota DPRD Pemprov Jateng, anggota DPD RI, akademisi, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng. Sedangkan tiga kepala daerah lainnya (Pati, Rembang, Blora, red) dihadiri bupati masing-masing, kecuali Jepara yang dihadiri wakil bupati.

Tentunya tujuan diadakannya musrenbangwil ini untuk rembug bareng merencanakan dan memberikan yang terbaik dalam membangun wilayah di lima kabupaten ini. Untuk melengkapi hasil-hasil pemberdayaan masyarakat, ditampilkan ekspo UMKM, pendidikan, dan inovasi.

Bupati Kudus H. Musthofa menampilkan berbagai produk UMKM, pendidikan kejuruan dengan keahlian khusus, serta inovasi yang telah digagasnya pada Gubernur Jawa Tengah dan kepala daerah lain yang hadir.

TRENDING :  Sebelum ke Lokasi, Yuk Intip Rangkaian Acara Festival Parade Sewu Kupat

Untuk UMKM, banyak produk lokal karya masyarakat Kudus yang berkualitas. Hingga pemasarannya sudah merambah seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Untuk lebih memperluas pemasaran, Bupati Kudus terus mendorong penguataan jaringan bisnis, salah satunya dengan pemasaran secara online.

Sedangkan untuk inovasi, yaitu aplikasi K-119 untuk kegawatdaruratan bidang kesehatan, aplikasi MENARA (menjaga amanah rakyat) untuk kemudahan layanan publik, serta Sipintar (sistem informasi pendidikan nusantara) sebagai jembatan kemunikasi antara guru/sekolah, dengan siswa, serta orang tua/wali.

”Dengan Sipintar, orang tua/wali murid bisa mendapat kenyamanan dan kepastian mengenai kondisi pembelajaran bagi anaknya,” jelas Bupati Kudus.

Aplikasi Menara, akan memberikan penilaian kinerja bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memberikan penilaian kepuasan atas kinerjanya. Hasil rekap sistem inilah yang akan menentukan prestasi kerja OPD yang berpengaruh terhadap besaran tambahan penghasilan pegawai (TPP).

TRENDING :  Meriahnya Persiapan Semarang Night Carnival 2017

Kebijakan yang berani diambil tersebut, dengan pertimbangan bahwa dalam postur APBD, Pemkab Kudus sangat ideal dengan belanja pegawai 37 persen di tahun 2016 dan 41 persen di tahun 2017.

”Karena kami memegang prinsip untuk ngayomi, ngayemi, dan ngayani. Sehingga kami ingin memberikan TPP yang tertinggi Se-Jawa Tengah atas kinerja OPD saya,” kata Bupati pada Musrenbangwil se-Eks Karesidenan Pati itu.

Untuk mencukupi kekurangan biaya SMA/SMK dari Pemprov, Bupati Kudus berinisiasi memberikan perhatian terhadap masa depan anak bangsa. Yakni dengan meng-cover kekurangan biaya SMA/SMK dari biaya APBD Kabupaten.

Selain itu, Bupati Kudus menyampaikan prioritas pembangunan di ahun 2018. Di dalamnya tentu ada evaluasi pembangunan yang telah dilakukannya di tahun 2016 lalu. Diantaranya revitalisasi sejumlah pasar dan infrastruktur jalan dan jembatan. Sedangkan usulan 2018 yaitu pembangunan sabo DAM untuk antisipasi banjir di Wonosoco, Undaan.

TRENDING :  PC IPNU Dan IPPNU Kudus Gelar Perlombaan Baca Puisi

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah ingin membuat konsensus untuk membangun Jawa Tengah. Disampaikannya, bahwa upaya membangun Jateng ini salah satunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengingat, jumlah kabupaten kota dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi masih ada di 15 kabupaten/kota.

”Dan Kudus ini dengan angka kemiskinan yang rendah dengan indeks pembangunan manusia (IPM) sangat tinggi,” kata Ganjar.

Akademisi dari Undip Teguh Yuwono juga hadir dalam acara siang itu. Dikatakannya, bahwa permasalahan di setiap daerah tentu sangat banyak. Dengan APBD yang tersedia tidak mungkin cukup untuk menyelesaikannya. Untuk itu dibutuhkan adanya peran aktor yang terlibat.

”Yaitu aktor pemerintah, pengusaha, dan tentunya masyarakat sebagai pelaku. Dan saya yakin semua kepala daerah yang hadir ini tentu sudah melakukan upaya tersebut,” jelas Teguh.(*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*