Bupati Musthofa Sebut Kudus Adalah Miniaturnya Indonesia

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Menyambut datangnya bulan suci ramadan 1438 Hijriyah, Pemkab Kudus menggelar acara Visualisasi Dhandhangan, di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat (26/05/2017). Visualisasi ini bertujuan mengajak masyarakat Kudus mengenang kembali tradisi yang sudah turun temurun sebagai warisan Sunan Kudus.

TRENDING :  Senin Jalan Ke Area Dandangan Mulai Ditutup

Bupati Kudus Musthofa mengatakan, tradisi Dhandhangan tidak hanya dirayakan warga pribumi atau jawa saja, melainkan warga tionghoa juga turut menyambut gembira datangnya ramadan. “Inilah toleransi yang ada di Kudus. Replika kebersamaan dan persaudaraan ada di Kudus. Kalau ingin mengetahui Indonesia, datanglah ke Kudus karena di sini adalah miniaturnya Indonesia,” katanya kepada sejumlah wartawan usai acara Visualisasi Dhandhangan.

TRENDING :  Ratusan Pedagang Sudah Mulai Mendirikan Stan Dandangan

Disinggung mengenai konsep Visualisasi Dhandhangan tahun ini yang berbeda dengan sebelumnya, dia menyempaikan hal itu merupakan inovasi. Di mana dalam inovasi ini, lanjut Musthofa, tentunya tanpa meninggalkan kultur relijius dan budaya masyarakat Kudus.

TRENDING :  Blora Raih Juara 2 Parade Seni Budaya Jawa Tengah

“Kami berharap ke depannya tradisi Dhandhangan akan semakin meriah, dan anak mufa di Kudus dapat menyumbangkan ide kreatifnya agar prosesi menyambut bulan suci ramadan dapat berjalan dengan lebih meriah lagi,” tuturnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*