Bupati Pati, Karaoke Harus Tutup Total di Bulan Ramadhan

Bupati Pati, Karaoke Harus Tutup Total di Bulan Ramadhan

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Tempat hiburan seperti karaoke di Bumi Mina Tani dilarang beroperasi selama puasa Ramadhan. Teguran tersebut, diungkap Bupati Pati Haryanto, Jumat (26/05/2017). Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah memberikan toleransi selama tiga tahun sebelumnya kepada pengusaha karaoke.

“Ya ini kan kemarin toleransi, batas toleransi sudah dua tahun kemudian molor lagi satu tahun. Dan ini molor lagi, karena upaya-upaya hukum,” ungkap didampingi Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan.

Lanjutnya, Pemkab Pati ingin menutup total tempat prostitusi dan lokasi karaoke seperti di daerah lainnya, yakni Kabupaten Rembang, Blora dan Kudus. Sehingga, Kabupaten Pati bersih dari kemaksiatan, khususnya di Bulan Suci Ramadhan.

TRENDING :  Warga Blaru Digegerkan Penemuan Mayat Wanita di Sawah

Diketahui, Pemkab Pati dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan dalam Pasal 29 Ayat 2.

“Kita harus berupaya untuk menguatkan Perda tersebut, saat Ramadhan sepatutnya karaoke di tutup total. Ini untuk menjaga ketertiban bersama,” ujar Bupati Pati.

TRENDING :  Bupati Pati Canangkan Kampung KB di Desa Kebolampang Kecamatan Winong

Jika diketahui ada tempat hiburan yang membandel dan tetap buka, imbuh Haryanto, pihaknya akan melakukan penertiban bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam Pasal 29 Ayat 3 Huruf (b) bahwa, pada bulan Ramadhan penyelenggara usaha karaoke dilarang beroperasi, bila melanggar akan diberikan teguran tertulis.

TRENDING :  Dinkes Pati Antisipasi Peredaran Pil PCC

“Pemilik tempat karaoke maupun masyarakat harus sadar betul bahwa kita juga harus menjaga kondusifitas di bulan Ramadhan,” jelasnya.

Tandas Haryanto, jangka tiga hari kerja setelah diberikan teguran tertulis, dan pengusaha tetap melanggar waktu operasional pada hari besar keagamaan dan bulan Ramadhan, serta tidak melaksanakan kewajiban maka Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) akan dibekukan. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*