Bupati Rembang Sambangi Korban Kebakaran Akibat Pembakaran Lahan Tebu di Sidomulyo

oleh
ISKNEWS.COM
Bupati saat memberikan himbauan dan bantuan kepada korban kebakaran (Rendy/ISKNEWS.COM)
LINTAS REMBANG, ISKNEWS.COM – Korban kebakaran di Dusun Kalipang RT 1 RW 3 Desa Sidomulyo kecamatan Kaliori kini dapat benafas lega. Setelah mendapat kunjungan dari Bupati Rembang H. Abdul Hafidz beserta rombongan dan dinas terkait, Kamis (13-09-2018).
Sejumlah bantuan diberikan langsung kepada korban  yang rumahnya tertimpa musibah kebakaran pada 5 September 2018 kemarin.
Disela-sela waktu kunjungannya Bupati mengatakan,  masing-masing korban mendapatkan bantuan berupa uang Rp.5 juta, sembako dari BPBD dan tim penggerak PKK maupun Dinas terkait. Bantuan tersebut memang tidak bisa menggantikan semuanya, namun setidaknya dapat meringankan beban para korban bencana.
“Bantuan yang diberikan kepada masing-masing korban berupa uang 5 juta rupiah, sembako dari BPBD dan tim penggerak PKK maupun Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DinsosPPKB) Kabupaten Rembang. Walaupun bantuannya tidak banyak, harapannya bisa membantu meringankan beban korban kebakaran.” Imbuhnya.
Banyaknya kejadian kebakaran rumah yang berdekatan dengan tempat penimbunan jerami, Bupati menghimbau kepada warga agar ketika membuat tempat jerami dipisahkan dengan rumah hunian. Sedangkan kepada kepala desa dan camat untuk lebih giat memberikan arahan dan pengertian kepada warganya mengenai bahayanya membuat kandang jerami dekat dengan rumah supaya terhindar dari kebakaran.
“Beruntung kamarin ada sigapnya dari desa dan pemadam kebakaran, kalo tidak bisa habis ini satu kampung. Saya minta kepada Pak Camat dan Kepala Desa untuk bisa memberikan arahan kepada warga masyarakat,” pungkasnya
Insiden kebakaran tersebut terjadi dikarenakan api dari pembakaran lahan tebu pekan lalu yang menjalar ke jerami dan membakar rumah Saliman bin Rasmorejo Rebo (60) serta kandang sapi milik Ngatemin bin Ngatiyo (58). Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp. 40 juta. (RTW)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Dirasa Kurang Menjaga Kebersihan, PKL Terancam Digusur