Tabuh Gong Bupati Tamzil Penanda Peluncuran Universitas Muhammadiyah Kudus

oleh
Bupati Kudus HM Tamzil pukul Gong sebagai penanda peluncuran Universitas Muhammadiyah Kudus (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Untuk pertama kalinya setelah dinaikkan statusnya menjadi Universitas Muhammadiyah Kudus, kampus ini  kemarin menggelar wisuda sarjana, dalam background upacara wisuda sudah terpampang jelas Wisuda XXI Universitas Muhammadiyah Kudus pada jenjang Diploma, Sarjana Dan Profesi Tahun 2018 di Auditorium Kampus Biru di Jalan Ganesha 1 Kelurahan Purwosari Kudus, (Sabtu (24/11/2018).

Wisuda kali ini terasa istimewa, karena pada wisuda kali ini juga di ikuti upacara peresmian dan  penanda diluncurkannya Sekolah Tinggi yang kini telah berganti status menjadi Universitas di Kudus oleh Bupati Kudus HM Tamzil.

Hadir dan ikut menyaksikan peluncuran itu adalah wakil bupati Hartopo, Sekda Samani Intakhoris, Ketua pimpinan daerah Muhammadiyah Achmad Hilal madjdi dan ketua Pimpinan daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus dan ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Khosifah.

TRENDING :  ​Merasa Disepelekan, Bupati Kudus Semprot Pimpinan SKPD

Sementara dari Direktorat Pendidikan Tinggi Jakarta hadir Ir.Ridwan,M.Sc, Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dan Dr. Diar Indriyati, Kepala Sub Direktorat Pengelolaan kemanfaatan Sarana dan Prasarana Pendidikan RI serta yusron Anggota DPRRI.

Usai memukul Gong sebagai tanda peluncuran Universitas Muhammadiyah Kudus (UM Kudus) Bupati Tamzil menyampaikan, ucapan selamat kepada Stikes Muhammadiyah yang sudah naik tingkat menjadi Universitas Muhammadiyah Kudus.

“Kami punya visi Kudus yang modern ,cerdas dan religius,  jadi seperti visinya, kami berkeinginan para mahasiswa di Universitas Muhammadiyah dan Universitas lainnya di Kudus ini mahasiswanya juga menjadi mahasiswa yang cerdas dan religius,” pesan Tamzil.

TRENDING :  PERINGATI HARI GURU, AJAK LOMBA GURU

“Dengan hadirnya Universitas Muhammadiyah Kudus ini, semakin memantabkan predikat bahwa Kabupaten Kudus adalah wilayah pusat pendidikan dan tujuan pendidikan bagi masyarakat di wilayah Pantura Timur,” ujarnya.

Bagi sarjana baru yang hari ini diwisuda, saya do’akan ilmunya bisa bermanfaat bagi masyarakat dan keluarga.

“ Tak lupa saya ucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah dilantik dan ucapan selamat kepada stikes yang kini telah menjadi Universitas Muhammadiyah Kudus,” tutur bupati.

Sementara itu pimpinan Universitas Muhammadiyah Kudus Rusnoto, pada isi sambutannya menyampaikan, Universitas Muhammadiyah Kudus ada 8 program studi baru dan rencananya pada tahun 2019 akan ditambah 6 prodi lagi.

TRENDING :  Hore, Gedung Bioskop 4 Theater Bakal Kembali Hadir Di Kudus

“Perlu diketahui alumni dari Universitas Muhammadiyah Kudus hingga saat ini sudah banyak tersebar dan bekerja di berbagai sektor kerja terutama bidang kesehatan dan tersebar di wilayah eks Karisidenan Pati,” katanya.

Universitas Muhammadiyah Kudus pada wisuda ke XXI ini mewisuda sebanyak 544 mahasiswa yang terdiri dari, Prodi S1 Keperawatan sebanyak 298 mahasiswa, D3 Kebidanan sebanyak 37 mahasiswa, D3 Keperawatan 89 mahasiswa dan Profesi Ners 120 mahasiswa. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :