Bupati Tamzil Serahkan Simbolis 280 Sertifikat PTSL

oleh
Kudus, ISKNEWS.COM – Warga Kudus nampak bahagia. Pasalnya, mereka menerima sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Kantor Pertanahan Tanah Kudus di Pendopo Kabupaten, Jumat (28/12/2018).
Sudarsono Arif Sumarto, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengatakan PTSL yang dikenal dengan prona merupakan program prioritas nasional untuk membantu masyarakat agar memiliki legalitas hak kepemilikan tanah.
“Kantor Pertanahan bersama pemerintah daerah kembali menyerahkan sertifikat PTSL. Kali ini warga Kudus menerima sertifikat. Total yang diserahkan di Pendopo Kabupaten sebanyak 280 sertifikat dari 14.000 bidang,” ujarnya.
Untuk diketahui, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.
“Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan terkait penyerahan sertifikat PTSL pihaknya memang menyerahkan bersama kepada warga di Pendopo secara bersama-sama. Ini dilakukan agar tidak membebani masyarakat yang datang ke Kantor Pertanahan.
“Kami sangat bersyukur program PTSL ini mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Semoga program PTSL ini memberikan manfaat dan berguna bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus M.Tamzil dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya penyerahan sertifikat tanah program PTSL dan sertifikat aset pemerintah daerah oleh Kantor BPN Kudus.
“Dengan diserahkannya sertifikat PTSL ini maka masyarakat memiliki kepastian hukum atas hak-hak atas kepemilikan tanah yang dimiliki,” terangnya.
Diharapkan melalui penyerahan sertifikat tanah ini masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih tentram karena telah memiliki legalitas hukum.
Sementara itu, untuk acara penyerahan sertifikat PTSL simbolis diserahkan langsung Bupati Kudus disaksikan hadirin.
Lalu Junahal, Kepala BPN Kantor Wilayah Jawa Tengah mengapresiasi kinerja BPN Kudus. Pasalnya, sejauh ini Kudus sudah menargetkan tahun 2021 terkait pensertifikatan sudah usai semua. “Jadi , tidak ada Masjid, Pondok pesantren, Gereja yang tidak bersertifikat,” tegasnya.
Dikatakannya, Tahun 2019, BPN Jawa Tengah menargetkan 1,6 juta sertifikat. Sedangkan 2018, 1,28 juta sertifikat. “Jadi targetnya naik 3,2 juta,” ujarnya. Sementara terkait pengukuran ada 1,482 juta bidang.
Hadir pada acara penyerahan sertifikat PTSL yakni, Camat, kepala desa dan masyarakat terkait. (AJ/YM)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur'an Nuruz Zahroo Di Samirejo Dawe Kudus