Bupati Tegaskan Tutup Semua Karaoke di Kudus, Untuk Laksanakan Amanat Perda

by

14502845_10206989550046382_3550434553843258170_nKUDUS-Kudus ini milik bersama. Maka sudah seharusnya semua elemen masyarakat harus turut menjaga dan membuat Kudus ini kondusif untuk kemajuan bersama. Itulah yang menjadi pesan Bupati Kudus H. Musthofa saat menemui peserta aksi damai meminta penutupan karaoke oleh PC GP Ansor Kudus, Jumat (30/12) siang.

TRENDING :  Persembahan Special Idul Fitri 1438H dari PR Sukun

Siang itu, Bupati menegaskan bahwa pihaknya telah menutup hiburan karaoke sesuai amanat Perda Nomor 10/2015 tentang penataan hiburan malam termasuk karaoke. Hal ini sesuai koordinasi yang dilakukan dengan semua forkopinda, Satpol PP, dan SKPD terkait.

TRENDING :  Pelaku Penganiayaan Diringkus Jajaran Satreskrim Polres Pati

”Saya tegaskan bahwa karaoke di Kudus harus ditutup. Dan tidak boleh lagi ada yang beroperasi,” tegas Bupati di hadapan peserta aksi.

Lebih lanjut bupati mengajak masyarakat Kudus untuk bersama merawat Kudus yang religius ini. Karena aparat Polres, Kodim 0722, dan Satpol PP bersama tim SKPD terkait telah menyegel semua tempat karaoke satu hari sebelum aksi ini.

TRENDING :  Di Bulungcangkring Nenek Nurisih Meninggal Usai Antre Beras Rastra

”Kami telah menyegel semua tenpat karaoke. Dan jangan sampai ada yang berani untuk membuka/merusak segel itu,” pesannya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :