Bupati Tetap Targetkan Bendungan Logung Rampung 2017

Bupati Tetap Targetkan Bendungan Logung Rampung 2017

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus H. Musthofa ingin bendungan Logung yang berada di Kecamatan Jekulo dan Dawe, Kudus, rampung sesuai target. Tepatnya di tahun/akhir 2017 yaitu sebelum dirinya usai menjabat sebagai Bupati Kudus yang akan berakhir di tahun 2018.

Untuk mengetahui perkembangan pembangunan bendungan Logung, bersama Asisten Pemerintahan Sekda, Kepala Dinas BPESDM, kepala Dinas CKTR, dan Camat Jekulo, dirinya meninjau langsung ke lokasi, Selasa (9/8). Tepatnya yaitu di Desa Kandangmas dan Rejosari di wilayah Kecamatan Dawe dan Desa Tanjungrejo di Kecamatan Jekulo.

Tujuannya tentu ingin mengetahui perkembangan/progress pembangunan bendungan yang diperkirakan mampu mengurangi bencana banjir sebesar 70 persen. Karena selama ini di sebagian besar wilayah Jekulo dan Mejobo seringkali terendam ketika musim penghujan.

BACA JUGA :  Maulid Nabi, Bupati Kudus Ajak Teladani Rasulullah SAW

Hingga awal Agustus ini, target yang diharapkan adalah sebesar 27,66 persen. Namun dalam realisasi pelaksanaannya sudah melampaui target. Yaitu sebesar 27,77 persen. Dan pembangunan ini diharapkan akan lancar sesuai rencana bahkan bisa lebih cepat tanpa adanya permasalahan.

”Saya harapkan pekerjaan ini cepat rampung sesuai target. Tetapi harus berkualitas dan aman serta tidak ada permasalahan,” tegas bupati siang itu.

Terkait dengan permasalahan yang masih tersisa, Pak Bupati segera menyelesaikannya melalui koordinasi dengan kepolisian. Yaitu dengan Kepolisian Resor Kudus maupun ke Kepolisian Daerah Jateng. Sehingga tidak menghambat pembangunan yang ditarget rampung di 2017 ini.

”Saya juga mengharapkan kepada pihak kontraktor melaporkan progress pembangunan setiap bulan. Sehingga apabila ada hambatan segera bisa diselesaikan bersama,” harapnya.

BACA JUGA :  Minimnya LPJU di Jalur Jepara Utara Dikeluhkan

Bupati juga berharap pembangunan bendungan ini dibarengi dengan pembangunan irigasi. Ketika bendungan yang ada di lereng Muria ini rampung langsung bisa difungsikan jaringan irigasi untuk mengalirkan ke berbagai areal pertanian yang ada di Kudus. Sehingga masyarakat segera merasakan manfaat nyata keberadaan bendungan ini dan impian untuk mengurangi banjir di Kudus segera terwujud.(rg)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post