Cafe Dani Resahkan Warga

Kudus, isknews.com – Warga di Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati dibuat resah dengan keberadaan Cafe Dani di desa Setempat. Pasalnya, parkir pengunjung yang tidak tertata membuat arus lalu lintas jalan utama di desa tersebut menjadi terganggu. Bukan hanya itu, cafe Dani juga menyediakan live musik semakin menambah keresahan warga.

Warga setempat yang enggan disebutkan namanya, aksi ratusan warga yang mendatangi cafe tersebut merupakan buntut dari keresahan warga lantaran di jalan utama itu mengganggu lalu lintas. “Kami sudah memperingatkan, namun dari pihak cafe tidak menanggapi,” katanya, saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/1/2017) malam.

Baca Juga :  Penjual Springbed Abal-abal, Kenali Modusnya !

Menurutnya, setiap malam kendaraan tampak sesak. Sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua harus ekstra hati-hati jika melintas. “Kami minta cafe ditutup sampai parkir sudah tertata,” jelasnya. Disamping itu, musik dalam bentuk apapun harus ditiadakan. Karena sudah melanggar Perda,” kata dia. Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2015 tentang penataan cafe karaoke.

Baca Juga :  Gelapkan Uang Penjualan Motor Hampir Rp 600 Juta, Wanita Asal Demak Ini Diciduk Polisi

Semantara, Sahroni, Kepala Desa Jepang Pakis, juga menyatakan yang sama. Jika parkir kendaraan di lokasi tersebut memang mengganggu. “Tuntutan warga hanya pada penataan parkir. Selama parkir belum tersedia cafe jangan buka dulu,” jelasnya.

Pihaknya menganggap, keberadaan cafe itu sudah melanggar Perda yang ada. Menurutnya, segala jenis musik harus ditiadakan. Terkait dengan ijin gangguan (HO) lanjut dia, pihak cafe telah memenuhinya. “Karena saya sendiri ikut menandatangani. Termasuk RT dan RW,” kata dia. (AS)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?