Cak Nun Pungkasi Rangkaian Gebyar Expo dan Harlah Al-Muayyad Al-Maliky ke-25

Cak Nun Pungkasi Rangkaian Gebyar Expo dan Harlah Al-Muayyad Al-Maliky ke-25

Kudus, isknews.com – Emha Ainun Najib atau yang akrab panggil Cak Nun bersama pengiringnya Kyai Kanjeng menjadi tamu istimewa di malam puncak peringatan Harlah Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Al-Maliki Kudus Jawa Tengah ke 25 dan peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa, (5/12/2017) malam.

Puncak acara dipusatkan di panggung utama halaman SMPIT Qolsaba, Jl. R. Agil Kusumadya, Dukuh Tanggulangin Jati Wetan, Jati Kudus. Ribuan kaum muslimin dan muslimat se pantura timur dan sekitarnya hadir memenuhi halaman malam itu.

Saifuddin Najib, ketua panitia rangkaian acara ini telah menjadi agenda rutinan bertahun-tahun yang diperingati setiap dari tanggal 10 – 17 Rabiul Awal. “Rangkaian acara tersebut diantaranya, Bazar dan Expo, Lomba puisi, Lomba mewarnai, Pawai sepeda motor dan mobil, Fashion show, Festival lomba rebana, MTQ, Khitobah, Jalan sehat dan pawai ta’aruf,” jelasnya.

TRENDING :  Masyarakat Resahkan Penambangan di Slungkep

Selain itu, lanjut Najib, juga diselenggarakan Mujahadah Dzikrul Ghofilin dan pembacaan maulid. “Terakhir, sebagai puncak acaranya diadakan khataman Al-qur’an, Cak Nun, dan musik religi kyai kanjeng yang telah berlangsung belum lama ini,” imbuhnya.

Acara semakin meriah dengan pengundian 1000 kupon yang telah terkumpul saat pawai kemarin, hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor dan Grand prize utama Perjalanan Ibadah Umroh. “Hadiah tersebut adalah persembahan dari Kapolda Jateng,” ungkapnya.

TRENDING :  Kasatpol PP Kudus," Kami Mendekatkan diri dengan Masyarakat."

Dikatakan Najib, Dari tahun ke tahun, acara ini semakin meriah, nampak dari antusiasme peserta lomba yang semakin banyak. Harlah ke 25 Al-Muayyad Al-Maliki ini mengangkat tema ‘panggung persembahan untaian cinta kreasiku kreasimu’.

Ditambahkan Najib, Pondok pesantren Al-Muayyad Al-Maliki berdiri tahun 1992, terletak di desa Jati Wetan dukuh tanggulangin, Kecamatan Jati Kudus. Pesantren ini menerapkan metode Tahfidz dan Kitab Syalafiyah. Sebagai pengasuh dan pimpinannya oleh KH.M Zaenuri. (AJ)

TRENDING :  Lawan Persikama, Persiku Ubah Formasi
KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post