Camat Gabus: Karaoke di Mintobasuki Ilegal

Camat Gabus: Karaoke di Mintobasuki Ilegal

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Camat Gabus, Niken Safitri angkat bicara terkait beroperasinya karaoke dengan modus rumah makan. Dia mengungkap, bahwa tempat karaoke yang berdiri di tengah pemukiman warga Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Pati itu ilegal sejak awal berdiri.

“Itu kan dari awal memang tidak berizin, perjanjiannya dari awal berdiri itu untuk usaha warung, bukan lainnya. Kalau warung ya warung saja, karaoke di dalamnya harus ditutup,” tegasnya, saat ditemui awak media di Pendapa Kabupaten Pati, Rabu (06/09/2017) siang.

Selepas di segel tempo waktu, lanjut Niken, pemilik usaha berkomitmen untuk menutup usaha karaokenya, dan hanya membuka warung makan saja. Jika membandel, pihaknya mengaku akan menggandeng aparat untuk menegakkan Perda.

TRENDING :  Nelayan Pati Masuk Bui Pada Masa Transisi Peraturan Mentri

“Komitmennya dia menutup usaha karaoke itu, karena memang tidak berizin. Dia bilangnya sanggup kala itu, apalagi itu di lingkungan warga. Kami masih menggunakan pendekatan persuasif, kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP lagi,” jelasnya.

TRENDING :  Tolak Penjegalan Ranperda Karaoke, Anggota Dewan Lintas Fraksi Galang Dukungan

Diberitakan sebelumnya, rentang satu tahun ini masyarakat Desa Mintobasuki diresahkan adanya karaoke di wilayahnya, yang berdekatan dengan Masjid, sekolah, balai desa, dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ).

Padahal, dalam Perda Pati Nomor 8 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, secara khusus mengatur keberadaan tempat karaoke. Termasuk, ketentuan jarak tempat hiburan tersebut. Sesuai pasal 25 ayat (1) disebutkan, lokasi jenis usaha karaoke berjarak paling sedikit 1.000 meter dari tempat ibadah, sekolah, pemukiman, perkantoran dan/atau rumah sakit, kecuali karaoke sebagai fasilitas hotel berbintang.

TRENDING :  Mojolawaran Lantik Tiga Perangkat Desa

Meski berkali mendapat penolakan warga, bahkan menurut keterangan warga setempat karaoke sempat disegel hingga tiga kali berturut-turut, dengan melibatkan instansi terkait. Sayangnya, pemilik usaha karaoke ilegal itu tetap membandel, dan kerap mengingkari surat pernyataan. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post