Camat Mejobo Buka Rangkaian Tradisi Rebo Wekasan Desa Jepang

Camat Mejobo Buka Rangkaian Tradisi Rebo Wekasan Desa Jepang

Kudus, isknews.com – Tradisi Rebo Wekasan di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kudus, semalam di buka, sebagai rintisan Desa Wisata, Desa Jepang, Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tradisi Rebo Wekasan sendiri ialah tradisi kearifan lokal yang setiap tahunya dilaksanakan di Masjid Al-Ma’mur untuk pengambilan air salamun. Air salamun sendiri berada di sebelah utara masjid dikarenakan letak sumurnya berada di sebelah selatan atau tempat wudlu wanita, Selain sumur peninggalan Wali, di masjid juga memiliki bangunan cagar alam yakni Gapura Padureksan yang dipercaya oleh masyarakat sebagai peninggalan Wali juga zaman dulu, Selasa (22/11/16).

Acara pembukaan rangkaian acara tradisi Rebo Wekasan tahun 2016, di mulai pada pukul 19.30 dan dilangsungkan di halaman masjid jami’ Al Makmur Rt 03/08 Desa Jepang Mejobo kab Kudus. Dalam sambutan pembukaannya, Camat Mejobo Harso Widodo, meyampaikan, “Budaya dan tradisi Rebo Wekasan yang kita peringati setiap tahun ini merupakan warisan dan tinggalan dari para leluhur kita oleh karena itu sebagai generasi penerus harus bisa merawat,menjaga dan melestarikanya agar tidak punah di zaman modern ini” katanya.

BACA JUGA :  Kirab Budaya Bulusan Meriah, Malam Ini Digelar Wayang Kulit Semalam Suntuk Dengan Lakon Bharatayudha

Ditambahkannya, “Kami memohon kepada semua pihak agar ikut mendukung dan turut untuk berperan aktif dalam mensukseskan acara tradisi Rebo Wekasan yang banyak mengandung nilai-nilai sejarah budaya agama islam dan hikmah yang dapat kita ambil dalam bermasyarakat, Kita harus bangga karena desa Jepang sudah terdaftar di Dinas budaya dan pariwisata Pemerintah kabupaten Kudus yang merupakan salah satu desa rintisan wisata yang mempunyai potensi budaya lokal dengan tradisi Rebo Wekasan” ujarnya.

Hadir acara pembukaan tersebut, Muspika Kecamatan Mejobo, Ketua Sadar Wisata Kudus, H. Anis, Kepala Desa Jepang, Indarto,ST, para perangkat, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat desa Jepang dan diikuti oleh sekitar 300 orang warga dan tamu undangan.

BACA JUGA :  Rangkaian 1 Abad, Qudsiyyah gelar seminar dan Arak-arakan Napak Tilas Laku kangjeng sunan Kudus dalam penentuan Awal Ramadhan

Secara simbolis rangkaian acara tradisi Rebo Wekasan dibuka oleh Camat Mejobo, disaksikan para tokoh budaya desa Jepang, rangkaian acara tradisi Rebo wekasan ini dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 22-29 Nopember 2016 dengan digelar pentas seni dan bazaar serta pada puncak acara adalah kirab budaya Rebo Wekasan, acara diakhiri dengan pengajian umum oleh KH.Zainuri Ahmad dari Kudus. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post