Capai 68 Persen, Progress Pembangunan Jembatan Tanggulangin

oleh

Kudus, isknews.com – Progres pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar atau dikenal dengan Jembatan Tanggulangin 2, untuk saat ini sudah memasuki tahap pemasangan gelagar ke tiga dari sejumlah enam  gelagar yang akan di rakit untuk merekonstruksi jembatan. Pekerjaan pemasangan gelagar ini dilaksanakan setelah pekerjaan pondasi jembatan selesai.

Menurut Subhan, site engineer dari  PT Wahana Mitra Amarta, konsultan pengawas proyek Jembatan Tanggulangin, menyampaikan, dengan pemasangan gelagar line ke 3 ini berarti progress tahapan pembangunan jembatan Tanggulangin telah mencapai angka 68 persen.

TRENDING :  Berikut Jadwal Dukcapil Kudus Jemput Bola Warga, Layani Rekam KTP Elektronik
Pemasangan Gelagar untuk Jembatan Tanggulangin 2 Kudus (Foto: YM)

“Gelagar jembatan ini memiliki fungsi sebagai pemikul beban bergerak seperti  kendaraan yang nantinya akan bergerak diatasnya, sehingga pemasangannya perlu ketepatan presisi yang tinggi dengan diperhitungkan kemiringan sudutnya, itulah sebabnya kami tidak mengerjakannya pada malam hari,” katanya saat di temui di area proyek pemasangan gelagar jembatan Tanggulangin siang tadi, Minggu (10/02/2019).

Pemasangan gelagar ini diperkirakan akankelar hingga bulan April depan.  Ia mencatat ada 75 segmen untuk pemasangan gelagar jembatan yang terbuat dari konstruksi baja hasil pabrikasi dari Jakarta.

Dalam rangka mengantisipasi cuaca yang sering kali turun hujan, maka pemasangan gelagar dilakukan dengan memakai crane.

Ia menganggap cuaca hujan seperti sekarang memang agak menganggu aktivitas pembangunan jembatan, namun hal tersebut merupakan risiko kerja.

“Untuk itulah, metode ereksionnya diganti dengan menggunakan mobil crane sehingga banjir pun tidak ada permasalahan,” ujarnya.

Setelah pemasangan gelagar jembatan selesai dikerjakan, tahap berikutnya berupa pengecoran lantai jembatan.

TRENDING :  Kegiatan Karang Taruna “Taruna Bakti”

Menghadapi libur Lebaran 2019, ditargetkan jembatan yang menjadi penghubung Kabupaten Kudus dengan Demak itu bisa dilalui kendaraan sebelum Lebaran 2019.

Pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar tersebut dimulai sejak 21 Desember
Proyek pembangunan jembatan tersebut dengan nilai kontrak tahun jamak dianggarkan oleh Pemerintah Pusat lewat APBN sebesar Rp115,55 miliar, yakni tahun 2017, 2018 dan 2019.

Jembatan yang baru memiliki panjang sekitar 170 meter dengan lebar 11 meter, sedangkan panjang total dari mulai perkerasan jalan pendekat (oprit) jembatan hingga stasiun (Sta) nol mencapai 600 meter. (YM/YM)


KOMENTAR SEDULUR ISK :