Catatan TMMD Reguler 98 Kudus : Berhasil Bangun Sinergitas Dengan Warga TNI Sukses Rebut Hati Rakyat

oleh

Kudus, isknews.com – “Bersama Rakyat TNI Kuat”, merupakan jargon yang terus disuarakan oleh Tentara Nasional Indonesia. Dan selama 30 hari kemarin ini, Pada Program TMMD yang di gelar, TNI berhasil membangun suasana psikologis itu, euphoria warga yang antusias dengan program-program baik fisik dan non fisik berhasil membangkitkan sinergitas yang harmonis antara warga dan TNI, program-program dan gaya berinteraksi TNI dengan masyarakat dewasa ini, sukses merebut hati dan simpati  rakyat.

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu bentuk bukti kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Pada TMMD Reguler ke-98 di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, yang berlangsung sejak 5 April hingga 4 Mei 2017 telah membuktikan adanya sinergitas yang tulus antara TNI dan Rakyat.

Kebersamaan Satgas TMMD Reguler Ke-98 TA. 2017 Kodim 0722/Kudus bersama warga Desa Kandangmas Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus terasa memancarkan sinar cahaya yang mengokohkan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam membangun bangsa dan negara.

TRENDING :  Danramil Wonosalam Serahkan Bantuan Jamban Kepada Warga Miskin

Hal ini tercermin saat pelaksanaan TMMD Reguler Ke-98 selesai di kerjakan dengan semangat kegotong royongan dalam membangun akses jalan baru betonisasi sepanjang 200 meter, pembangunan jembatan penghubung panjang 12 meter, lebar 4 meter, serta ketinggian 6 meter adalah merupakan karya dan lukisan yang di torehkan TNI bersama rakyat.

Tidak hanya kebersamaan dalam bergotongroyong membangun dan memperbaharui infrastruktur, kebersamaan TNI juga dibuktikan dengan menginap dan tinggal bersamasejumlah satgas TMMD di desa tersebut selama program berjalan, bahkan makan bersama dengan warga menggunakan ULP prajurit.

Danrem 073 Kolonel Robert Giri menyampaikan hal tersebut saat penutupan TMMD Reguler ke-98 di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kamis (4/5/17).

Menurutnya, program yang dimulai pada 1980-an tersebut tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur saja. Hal yang juga dilakukan yakni sasaran nonfisik berupa peningkatan kesadaran bernegara untuk masyarakat setempat.

Satu hal yang pasti, kemanunggalan TNI dan rakyat akan dapat lebih ditingkatkan untuk saat sekarang dan pada masa mendatang.

TRENDING :  Mbah Sabari: Terima Kasih Ya Allah, Terima Kasih TMMD

Terpisah, Dandim 0722 Letkol Gunawan Yudha Kusuma dalam laporannya pada acara penutupan menyampaikan sasaran pokok yang dituntaskan yakni pembangunan jembatan yang menghubungkan Dukuh Masin dan Dukuh Sudo sepanjang 12 meter, lebar 4 meter dan tinggi 6 meter.

Selain itu, pembuatan talut jalan juga dapat diselesaikan dengan panjang 43 meter, lebar 30 centimeter dan tinggi 1,5 meter. Pada kegiatan di Desa Kandangmas tersebut juga dilakukan pembetonan jalan sepanjang 255 meter, lebar 3 meter dan tebal 15 centimeter.

Adapun sasaran tambahan yang telah dilakukan berupa renovasi teras mushola dan pembuatan tempat wudhlu, bantuan dari PT Djarum.

TRENDING :  Masih Perlu Masukan dan Pembenahan Dibidang Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat

Selanjutnya, perbaikan rumah tidak layak huni dan pos keamanan lingkungan bantuan dari PT Nojorono dan Bank BRI. Sasaran tambahan lainnya berupa pembuatan jamban bekerjasama dengan Pura Group, Polytron, PT Indah Kertas, PT Sari Warna dan Mubarok Food.

Pada beberapa minggu sebelumnya, masih di desa tersebut pada pra TMMD digelar Kodim 0722 Kudus juga telah melakukan kegiatan pembuatan 110 jamban beserta biliknya dan pembuatan keran air wudhu untuk Mushola setempat, yang merupakan bantuan program CSR dari Perusahaan Gas Negara (PGN).

“Selain manfaat dari program fisik, pada dasarnya pelaksanaan TMMD adalah untuk memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat, menumbuh kembangkan semangat gotong royong dalam rangka mempercepat proses pembangunan menuju ketahanan wilayah”. ujar Komandan Kodim 0722 Kudus, Letkol CZi Gunawan Yudha Kusuma.(YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :