Catur Widiyanto : “Jangan Sampai Kesenian Terbang Papat Hilang Termakan Zaman”

Kudus, isknews.com – Sebanyak 12 peserta kelompok terbang papat ikut perlombaan terbang papat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 71 yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Undaan tadi malam Sabtu, (27/8). Perlombaan yang digelar setiap tahunnya ini diikuti oleh peserta kelompok terbang papat yang berada di seluruh Desa yang ada di Kecamatan Undaan.

Selain memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 71 acara tersebut sekaligus mengaktifkan kembali kesenian terbang papat dimana agar terbang papat ini perlu dijaga dan diperhatikan agar tidak termakan oleh zaman dari waktu ke waktu, sebab dari jumlah peserta yang ada ini mayoritas para pesertanya di dominasi kebanyakan orang tua yang sudah lanjut usia sehingga perlu adanya generasi muda dalam kesenian terbang papat ini.

Baca Juga :  Warga Hadipolo & Kesambi Bersama Relawan BPBD, TNI, POLRI, Laksanakan kerja bhakti

Hal ini disampaikan oleh Camat Undaan Catur Widiyanto kepada isknews.com mengatakan “dengan adanya perlombaan kesenian terbang papat ini perlu diperhatikan, ini merupakan kesenian yang sejak dari dulu sebagai sarana dakwah serta kebudayaan rohani perlu dijaga agar tidak termakan zaman dan hilang begitu saja. saya berharap generasi muda mau mengembangkan kesenian ini” katanya.

Selama perlombaan berlangsung setiap peserta diberikan kesempatan bermain selama sepuluh menit, dari waktu yang sudah ditentukan oleh dewan juri itu terbagi menjadi dua lagu terbang papat yakni lagu bebas selama lima menit, dan lagu wajib “sholawat nabi” selama lima menit. Dengan lihai para peserta lomba terbang papat memainkan alat yang telah dipersiapkan oleh panitia itu terdapat keseruan sendiri, dimana para penonton bersorak manakala tabuhan dari terbang papat saat dimainkan terjadi kesalahan akan bersorak karena nada yang kurang pas.

Baca Juga :  Berbeda Dalam Pilihan, Bersama Dalam Membangun Daerah

“Dengan adanya perlombaan ini, setelah mengikuti perlombaan saya berharap nantinya adakan kegiatan festival kolosal terbang papat yang diikuti semua peserta se-Kecamatan Undaan yang dimainkan di sepanjang Tanggul dari Undaan Kidul hingga Undaan Lor, dan kesenian ini perlu adanya perhatian dari pemerintah daerah agar tetap menjaga kesenian ini agar tidak hilang karena memakan zaman” imbuh Catur Widiyanto Camat Undaan.(SM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?