Ciptakan Wirausaha Baru Pada IKM Melalui Bimbingan Teknis Perlakuan Komponen Mesin

Ciptakan Wirausaha Baru Pada IKM Melalui Bimbingan Teknis Perlakuan Komponen Mesin

Kudus, isknews.com – Sedikitnya 30 peserta dari kabupaten atau kota di Jawa tengah, baik pengusaha maupun warga yang aktifitasnya berkutat pada industri logam, kali ini berkesempatan mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bintek) perlakuan komponen mesin bagi wirausaha baru yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa tengah.

Acara berlangsung selama tiga hari, yang dimulai tanggal 22 Mei 2017 dan berakhir tanggal 24 Mei 2017. Dilaksanakan di dua tempat yang berbeda, di hotel @Hom sebagai teorinya dan prakteknya pada hari kedua, peserta terjun langsung ke lokasi, yakni di CV UKB Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa tengah, Arif Sambodo melalui Wahyu Giri, Pelaksana sekaligus Staf bidang industri non agro, kepada isknews.com menjelaskan, Dengan mendatangkan Narasumber seorang dosen fakultas teknik UNDIP Semarang, Norman, yang tentunya berkompeten dibidangnya, semoga para peserta mempergunakan sebaik-baiknya kesempatan pembinaan yang diberikan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

TRENDING :  Hasil Sidak komisi B, Sanitasi Pasar Winong Perlu Diperbaiki

Perkembangan Saat ini

Pengembangan industri mesin maupun logam, saat ini belum maksimal dan masih dibawah standar, hal itu dibuktikan dengan ketergantungan impor bahan baku dan  komponen yang masih cukup tinggi, antara 70 hingga 80 %.

Kualitas produk industri kecil mesin dan peralatan masih belum sesuai standar, juga Pengembangan teknologi & desain masih terbatas ditambah terkendala permodalan.

Selain itu, Masih belum memadainya infrastruktur teknologi pendukung (sertifikasi, laboratorium) juga terbatasnya sarana dan prasarana produksi termasuk system maintenance terhadap peralatan yang sudah dimiliki.

TRENDING :  Jelang Lebaran, Satgas Waspada Investasi Hentikan Kegiatan Usaha 3 Entitias

Disamping itu, Terbatasnya Jejaring Kerjasama dan informasi pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri. Ditambah Persaingan yang cukup ketat dari negara tetangga ( India, Cina, Malaysia, Taiwan) yang membanjir pasar dalam negeri dengan harga yang relatif lebih murah.

Untuk itu, Industri mesin maupun logam perlu meningkatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya, diharapkan dengan semakin menguasai proses perlakuan bahan, maka akan semakin meningkat pula daya saing produk kita di pasar global, karena dengan kualitas yang baik akan berdampak pada kuantitas yang semakin meningkat juga.

Di dalam dinamika pembangunan yang sedang kita laksanakan, hendaknya dapat dijalin kerjasama yang sinergi antara pemerintah dan Saudara sekalian sehingga iklim sejuk yang kita harapkan dapat berjalan dengan baik.

TRENDING :  Koramil 08 Gebog Gelar Doa Bersama 171717 di Masjid Sabilul Huda Desa Gondosari

Nantinya, dengan Bimtek kali ini diharapkan Produk para Wirausaha Baru IKM komponen Mesin Nasional akan semakin lebih baik. Selain itu, Wirausaha baru IKM Mesin berupaya untuk melegalitas usahanya, karena tantangan dan persaingan industri dimasa yang akan datang akan semakin berat. Serta menerapkan dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam Bimtek ini dan berupaya untuk menularkan kepada pengusaha lainnya.

Sehingga, lanjut Giri, “Diharapkan akan terjalin sinergi dan kerjasama juga saling mendorong untuk memajukan usahanya di antara sesama pengusaha atau perajin lainnya.” Pungkasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*