Colt Diesel Muatan Kayu Ilegal Diamankan Polisi

Colt Diesel Muatan Kayu Ilegal Diamankan Polisi

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Polsek Randublatung Polres Blora berhasil menangkap sebuah Colt Diesel L 300 bermuatan kayu olahan tanpa dokumen pada Kamis (15/6/2016) kemarin sekira pukul 07.00 WIB.

Penangkapan tersebut berawal ketika Polsek Randublatung mendapatkan informasi dari Hadi Wasto (50), pekerjaan Perhutani (KRPH Bogorejo), alamat Rumdin Perhutani KRPH Bogorejo turut Desa Tanggel. Dirinya melaporkan bahwa mencurigai adanya Col Diesel L 300 yang membawa kayu olahan hasil hutan tanpa dokumen lengkap. Mendapatkan informasi tersebut Polsek Randublatung bersama Perhutani melakukan penghadangan di jalan Kampung turut Dukuh Timbun, Desa Kadengan.

Setelah di introgasi ditempat, tersangka SD (29), alamat Dukuh Suru, Desa Tanggel, Kec. Randublatung, tidak mampu menunjukan dokumen resmi kepada petugas.

TRENDING :  Dinilai Langgar Peraturan DPRD Kudus, Agus Wariono Gugat Pimpinan Dewan Ke PTUN

“ Berdasarkan LP/B/18/VI/2017/Jtg/Res Bla/Sek Rdb, tgl 15 Juni 2017. Tersangka berserta barang bukti 174 batang kayu olahan dengan berbagai jenis serta Colt Diesel L 300 yang digunakan sebagai sarana pengangkut di amankan ke Kantor Polsek Randublatung Polres Blora.” ujar AKP Slamet Riyanto, Sabtu (17/06/17).

TRENDING :  DPC PDI Perjuangan Demak dan Salatiga Sambut Baik Musthofa

Tersangka sampai saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik guna mengetahui asal-usul kayu tersebut dan mau di jual kemana kayu olahan tanpa dokumen itu. Dari perbuatannya yang melanggar hukum, tersangka tidak bisa menikmati lebaran bersama keluarga dan harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Randublatung Polres Blora.

TRENDING :  Pencuri Babak Belur di Tangkap Warga

“ Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 12 huruf e jo pasal 83 ayat 1 huruf b UU RI Nomor.18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Yang ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara.” Tegas AKP Selamet Riyanto. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post