Cuaca Panas Stok dan Harga Garam di Pati Stabil

oleh
Cuaca Panas Stok dan Harga Garam di Pati Stabil
Foto: Stok garam di gudang milik Sri Lestari melimpah dan siap diproduksi. (ivan nugraha/ ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Cuaca panas saat ini di Kabupaten Pati seolah membawa berkah tersendiri bagi para petani garam di Pati. Pasalnya, dengan panas dan cerahnya cuaca membuat produksi garam mereka tidak ada kendala. Hal itu juga berpengaruh dengan stok garam di gudang penyimpanan yang cukup hingga lima bulan kedepan.Meski stok garam mencukupi namun tidak lantas membuat harga anjlok, bahkan masih cukup stabil.

Padahal sebelumnya, sekitar Maret hinga April para petani garam di Kabupaten Pati mengalami anomali cuaca. Tidak sedikit petani garam yang mengeluh akibat ketidakjelasan cuaca tersebut. Namun disaat memasuki musim kemarau, keluhan itu pun sirna. Mereka siap mengeruk keuntungan.

TRENDING :  Pengusaha Bidang Industri Pergaraman di Pati Mati Suri

Salah seorang petani garam dari Desa Ketintang Kecamatan Batangan Pati, Sri Lestari menuturkan produksi garam saat ini terbilang bagus. Bahkan stoknya pun mencukupi dan tidak berpengaruh pada harga.

TRENDING :  Sedekah Laut Desa Bendar Santuni Ratusan Kaum Duafa dan Yatim Piatu
Cuaca Panas Stok dan Harga Garam di Pati Stabil
Foto: Garam produksi dari Pati banyak diminati masyarakat bahkan luar daerah. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

“Produksinya bagus, stok juga banyak. Kalau harga masih stabil, jadi bisa dibilang ndak ada masalah. Harga jual garam grosok kualitas rendah dari petani saat ini mencapai Rp. 2.300 perkilo. Kalau garam kristal Rp. 2.500 per kilo,” terang Sri Lestari, Jumat (30-06-2018))

Menurutnya harga tersebut terhitung masih cukup tinggi. Terlebih jika mengingat harga garam pernah hancur dengan harga per kilonya hanya Rp. 700 hingga Rp. 1000 saja.

TRENDING :  Dukuh Ledok Ditimpa Bencana Longsor

Saat cuaca normal satu hektar tambak garam mampu menghasilkan sembilan puluhan ton. Tapi pada musim kemarau produksi garam melonjak sampai 150 ton lebih.

“Ya kita sih berharap harga garam tetap stabil, jangan merosot lagi seperti tahun lalu. Apalagi garam dari Pati ini permintaannya tinggi, sampai luar daerah. Mudah-mudahan tetap stabil aja,” pungkas Sri Lestari. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :