Curi Kotak Amal Makam, Warga Pati Diamankan

Curi Kotak Amal Makam, Warga Pati Diamankan

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Berdalih membutuhkan uang untuk mengobatkan mertuanya, JMD, warga Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, Pati nekad mencuri kotak amal di makam punden Kalbakal Desa Dongos Kecamatan Kedung. Pelaku yang biasa bekerja di proyek bangunan ini diamankan warga saat mengambil kotak amal, Kamis (15/6/2017) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Tersangka akhirnya diamankan ke Polsek Kedung untuk menjalani pemeriksaan.

Tersangka JMD saat ditemui di Polsek Kedung mengungkapkan, dirinya nekad mencuri lantaran membutuhkan uang untuk berobat mertuanya yang sedang sakit. Dirinya mengaku sudah dua kali melakukan aksinya ini. Yang pertama sekitar dua tahun lalu di desanya sendiri. “Saya lagi butuh uang untuk mengobatkan mertua yang sedang sakit,” katanya, Jumat (16/6/2017).

TRENDING :  Bupati Ajak Para Santri Berprilaku Sehat

Sebelum melancarkan aksinya ini, katanya, dirinya berjalan-jalan dahulu menggunakan sepeda motor. Saat mendapati kesempatan langsung beraksi. “Sebelumnya jalan-jalan dulu pake motor, saat di lokasi makam itu langsung mengambil uang di kotak amal,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedung AKP Sukarmo mengemukakan, tersangka kepergok penjaga makam saat beraksi. Tersangka mengambil uang dengan cara memotong gembok kotak amal menggunakan gunting besar. “Sebelumnya penjaga makam punden ini curiga dengan gerak-gerik tersangka, saat tersangka memotong gembok dan membuka kotak amal inilah kemudian diamankan warga,” ujar Kapolsek.

TRENDING :  SMPN 3 Pati Sabet Gelar Juara II, Predikat Sekolah Bermutu Nasional

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya gunting besar, tang, drei, tas ransel dan uang sebesar Rp.134 ribu yang diambil dari kotak amal. Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. “Tersangka ini masih kita amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandasnya.

TRENDING :  Modus Minta Tolong, Dua Begal Rampas Uang Puluhan Juta Rupiah

Lebih lanjut Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama Ramadhan dan Lebaran nanti. Saat waktu shalat tarawih menjadi waktu yang cukup rawan, lantaran sebagian besar rumah dalam keadaan kosong ditinggal tarawih. “Harus berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan menjaga harta bendanya masing-masing,” pintanya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post