Dampak Kekeringan Tumbuhkan Empati Masyarakat

oleh
Dampak Kekeringan Tumbuhkan Empati Masyarakat
Foto: Warga berebut mendapatkan air bersih dari Komunitas Sedulur Cicik, belum lama ini. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Dampak kemarau panjang sudah dirasakan masyarakat Kabupaten Pati dalam beberapa bulan terakhir. Air bersih menjadi hal utama yang sangat dibutuhkan warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah selatan.

Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sudah memberikan bantuan, bahkan sejumlah pihak pun turut mendistribusikan bantuan mereka. Seperti yang dilakukan Komunitas Sedulur Cicik yang ikut memberikan bantuan air bersih disejumlah desa di Kecamatan Jaken dan beberapa kecamatan lainnya, belum lama ini.

TRENDING :  Lahan Bambu di Sambilawang Terbakar

Menurut Ketua Komunitas Sedulur Cicik, Cicik Riyanti, komunitasnya sudah mendistribusikan air bersih sejak beberapa hari ini. Pendistribusian tersebut mengutamakan desa yang benar-benar mengalami kesulitan air bersih.

“Kami sudah mendistribusikan air bersih beberapa tanki ke Desa Ronggo Kecamatan Jaken, karena desa ini sudah mengalami kekeringan sejak April lalu,” terang Cicik Riyanti saat ditemui ditengah pendistribusian air bersih, belum lama ini.

TRENDING :  Atasi Kekeringan, Tiga Pintu Air di Kecamatan Sukolilo Dibuka
Dampak Kekeringan Tumbuhkan Empati Masyarakat
Foto: Warga berebut mendapatkan air bersih dari Komunitas Sedulur Cicik, belum lama ini. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial bersama komunitasnya ini mengaku prihatin, melihat masyarakat disekitar tempat tinggalnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Semata-mata karena rasa prihatin kami melihat kondisi mereka yang susah mendapatkan air bersih. Komunitas kami tergerak dengan memberikan bantuan air bersih. Semua kami biayai sendiri,” ujarnya.

TRENDING :  Waspada, Benjolan di Payudara Indikasi Kanker

Dalam dua hari komunitas Sedulur Cicik sudah menyalurkan bantuan air bersih disejumlah desa, yaitu Desa Ronggo, Sidomukti, Boto, Trikoyo dan Keboan yang tersebar ditiga kecamatan yaitu Kecamatan Jaken, Pucakwangi dan Winong.

“Sudah tujuh tanki air bersih yang kami salurkan ke masyarakat. Kami nilai itu masih kurang, tapi setidaknya sedikit bias meringankan beban mereka,” pungkasnya. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :