Dampak Keracunan Massal, 14 Siswa SD N 06 Mulyoharjo Tak Ikut USBN

oleh
Foto: Beberapa bangku peserta USBN di SDN 6 Mulyoharjo terlihat kosong lantaran sebanyak 14 siswa tidak hadir karena masih dirawat di rumah sakit setelah peritiwa keracunan massal yang terjadi Selasa (2-5-2018). (zaki/isknews.com)

Jepara, ISKNEWS.COM – Peristiwa keracunan massal yang terjadi di SDN 6 Mulyoharjo, Kecamatan Jepara berdampak pada penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di sekolah itu. Dalam USBN yang dimulai Kamis (3-5-2018) ini, sebanyak 14 siswa kelas VI SDN 6 Mulyoharjo terpaksa tidak mengikutinya, lantaran masih dirawat.

Bambang Setyabudi, Kepala Sekolah SD N 06 Mulyoharjo mengungkapkan, total siswa yang harus mengikuti USBN ada 46 orang. Namun yang hadir mengikuti ujian hanya 32, sementara 14 lainnya tidak bisa mengikuti lantaran masih dirawat. “Disini ada tiga ruang ayng digunakan untuk ujian. Dari 14 yang tidak hadir, sebanyak 11 siswa masih di rawat di rumah sakit dan tiga lainnya dirawat di rumah,” kata Bambang, Kamis (3-5-2018).

TRENDING :  Pemprov Jawa Tengah Bakal Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2016

Selain 14 siswa yang belum bisa sekolah, lanjut Bambang, dua guru di sekolahnya juga kini masih dirawat di rumah sakit. Masing-masing yakni Eko Sri Hastuti guru kelas 6 dan Sugiman guru kelas 2. “Keduanya belum bisa berangkat karena masih dirawta juga,” imbuhnya.

Kepada 14 siswa yang belum mengikuti USBN, kata Bambang, tidak perlu khawatir lantaran masih bisa mengikuti ujian susulan yang diselenggarakan mulai Senin (7-5-2018) mendatang. “Tidak perlu khawatir sebab nanti masih bisia ikut ujian susulan,” ujarnya.

TRENDING :  Debit Air Bendungan Wilalung Berangsur Turun, Warga Tetap Diminta Siaga

Dirinya berharap agar siswa maupun guru yang masih sakit untuk berkosentrasi dalam penyembuhan sakitnya. “Kita semua berharap semua siswa dan juga guru yang hingga saat ini masih sakit dan dirawat dirumah sakit agar segera sembuh dan dapat mengikuti ujian susulan dan bisa beraktifitas kembali,” harapnya.

TRENDING :  Dua Investor Asing Minat Investasi Wisata di Karimunjawa

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya 84 orang diduga menjadi korban keracunan massal usai kegiatan doa bersama dan istighosah jelang pelaksanaan Ujian Nasional di SDN 6 Mulyoharjo Kecamatan Jepara yang digelar Senin (30-4-2018) malam. Akan tetapi, peristiwa keracunan tersebut baru benar-benar diketahui pada Selasa (1-5-2018) petang. Mereka diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi nasi kotak dengan menu ayam bakar yang mereka dapatkan dalam kegiatan itu. Dinas terkait masih menguji sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :