Dampak Peraturan Baru, Anggaran PUPR Dipangkas Rp 32 M

oleh
Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kudus ISKNEWS.COM
Foto: Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kudus. (Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Diberlakukannya peraturan baru penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun anggaran (TA) 2018, berdampak dipangkasnya kegiatan fisik oleh Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus.

Pemangkasan anggaran untuk lima kegiatan fisik dinas tersebut, mencapai sebesar Rp 32 miliar, dari keseluruhan anggaran sebesar Rp 87,156 miliar. Ihwal tersebut diungkap Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Hari Wibowo, Kamis (01-03-2018).

Menurut dia, dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI No 22 Tahun 2007 tentang penggunaan DBCHT, yakni 50 persen anggaran spesifik grant untuk kegiatan fisik dialihkan untuk kegiatan kesehatan, berdampak terjadinya pengurangan atau pemanggkasan alokasi DBCHT yang diperuntukan Organisasi Perangkat Dearah (OPD) di Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Kelompok Bahan Makanan Alami Inflasi 0,70 Persen

“Temasuk dana DBHCHT yang dialiokasikan untuk Dinas PUPR, juga mengalami pemangkasan,” paparnya.

Alokasi dana DBHCHT yang diterima oleh Dinas PUPR Kabupaten Kudus, lanjutnya, senilai total Rp 87.156934.000, tidak hanya untuk bidang Bina Marga saja, melainkan juga untuk bidang lainnya di lingkungan dinas tersebut, yakni bidang Pembangunan Sumber Daya Alam (PSDA) dan bidang Tata Bangunan (TB).

TRENDING :  Budhis Rahtawu Sambut Hari Raya Maga Puja 2561 BE 2018

“Jadi pemangkasan anggaran sebesar Rp 32 miliar itu, adalah untuk semua kegiatan fisik Dinas PUPR, sejumlah tujuh kegiatan,” jelasnya.

Dari sebanyak tujuh kegiatan di atas, ada dua kegiatan yang tetap dilaksanakan sesuai anggaran, yakni pembangunan jembatan senilai total Rp 6.500.000.000 dan rehabilitasi/pemeliharaan jembatan, senilai total Rp 3.150.000.000.

Sedangkan lima kegiatan fisik lainnya yang angggaranya dipangkas, yakni pembangunan jalan senilai total Rp 29.550.000.000, rehabilitas/pemeliharaan jalan senilai total Rp 20.500.000.000, pembangunan saluran drainase/gorong-gorong senilai total Rp 11.175.000.000, rehabilitasi drainase/gorong-gorong senilai total Rp 3.481.934.000 dan pembangunan turap/talud/bronjong, senilai total Rp 12.800.000.000.

TRENDING :  Satu Ruas Jembatan Baru Akan di Bangun Di Sebelah Barat Jembatan Tanggulangin

“Semua kegiatan fisik Dinas PUPR Kabupaten Kudus pada TA 2018 ini, khusus untuk bidang Bina Marga, jumlahnya sekitar 120 titik, hampir semuanya, atau sekitar 95 persen, dari aspirasi DPRD kabupaten,” pungkasnya. (DM/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :