Dana KIP tidak Boleh Dipotong Dengan Alasan Apapun

by
ISKNEWS.COM
Foto: Ilustrasi

Kudus, ISKNEWS.COM – Kartu Indonesia Pintar (KIP) telah diterima siswa SD sekitar dua bulan lalu. KIP khusus ditujukan untuk pelajar yang kurang mampu. Mereka diharuskan mengambil sendiri ke bank yang sudah ditunjuk.

Tujuan KIP adalahvuntuk meringankan biaya sekolah seperti halnya membeli seragam, membayar buku lembar kegiatan siswa (LKS) sepatu, tas, dan sebagainya.

Namun, pada pelaksanaannya, kita jumpai beberapa keluhan datang dari wali murid, dimana ada yang ditarik pihak sekolah untuk membayar iuran, membeli perlengakapan di luar kebutuhan sekolah seperti membeli alat musik dan lainnya.

TRENDING :  Ini Tanggapan Ketua KPU Kudus Soal Jalannya Debat Terbuka Perdana

Joko Susilo Kepala Disdikpora Kudus melalui Kabid Kurikulum Dikdas Djamin mengatakan, Berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) perolehan KIP, pihak sekolah dilarang menarik iuran apapun dari dana KIP. “Sekolah tidak diperkenankan menarik iuran untuk kelengkapan fasilitas sekolah,” tegasnya.

TRENDING :  Daftar Pemilih di Kudus Naik 20 Persen

Penerima KIP, per siswa SD sebesar Rp 450 ribu per tahun dan siswa SMP sebesar Rp 750 ribu per tahun. Namun, tahun sebelumnya yang sudah dapat belum tentu tahun berikutnya bisa kejaring lagi, sebab harus bergiliran.

TRENDING :  Progres Pembangunan Waduk Logung Capai 81,812 Persen

KOMENTAR SEDULUR ISK :