Dari 17 Unit Pembangunan Jembatan di Kudus, Tiga Unit Belum Mencapai Target

Dari 17 Unit Pembangunan Jembatan di Kudus, Tiga Unit Belum Mencapai Target

Kudus, isknews.com – Pengadaan proyek jembatan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus pada Tahun Anggaran (TA) 2017, sebanyak 17 unit, hampir semunya sudah selesai sebesar 100 persen dari target waktu pengerjaan yang ditetapkan. Kecuali tiga unit jembatan yang belum mencapai target. Ketiga unit jembatan yang kini dalam proses penyelesaian itu, semuanya berada di Kecamatan Undaan, yakni Jembatan Undaan Tengah – Batas Pati, Jembatan Berugenjang – Wonosoco dan Jembatan Kutuk.

Kepala Seksie (Kasie) Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Teguh Adi Rustanto, yang dihubungi isknews.com, Kamis (07/12/17), di ruang kerjanya, membenarkan hal itu. Menurut dia, ke-17 paket proyek pengadaan jembatan, baik rehab mau pun pembangunan atau penggantian jembatan baru, dana dari dua sumber, yakni Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus TA 2017, jumlahya 14 unit.

Foto : Jembatan Getas Pejaten – Loram Kulon yang pagarnya terbuat dari tembok batu bata.(Dok.Isknews.com/DM)

“Sisanya yang tiga unit sumber dananya dari Bantuan Keuangan Gubernur Provinsi Jawa Tengah (Bangub), yakni yang dialokasikan di Wilayah Kecamatan Undaan.”
Tiga unit proyek pembangunan/penggantian jembatan di Kecamatan Undaan itu, adalah, Jembatan Undaan Tengah – Batas Pati, anggaran sebesar Rp 3,47 miliar, pergantian Jembatan Berugenjang – Wonosoco, anggaran sebesar Rp 3,22 miliar dan pembangunan Jembatan Kutuk dengan anggaran sebesar Rp 3 milyar lebih.

Belum selesainya ketiga jembatan yang didanai Bangub itu, lanjutnya, antara lain disebabkan faktor medan dan cuaca. Kondisi tanah yang labil dan berlumpur, menghambat pekerjaan fisik jembatan, sementara saat hujan deras, menyebabkan air sungai tempat dibangunnya jembatan, meluap. Akibatnya, pengerjaan pun terpaksa berhenti, menunggu sampai air surut.
“Meskipun kondisi di lapangan seperti itu, namun pekerjaan ketiga jembatan itu hampir selesai, rata-rata di atas 90 persen dari target.”

Sedangkan untuk proyek jembatan yang didanai oleh APBD Kabupaten Kudus TA 2017, yang sudah selesai dan difungsikan, diantaranya, penggantian jembatan Klumpit – Getassrabi, anggaran sebesar Rp 989,26 juta, penggantian jembatan Kaliwungu – Getassrabi, anggaran sebesar Rp 940,95 juta dan penggantian jembatan Getas Pejaten – Loram Kulon, anggaran Rp 700 juta, lebih.
“Khusus Jembatan Getas Pejaten – Loram Kulon, pagarnya terbuat dari tembok batu bata, karena panjangnya kurang dari 10 meter,” imbuh Kasie Pembangunan dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kabupaten Kudus itu.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Pembangunan Jembatan Harus Selesai Tepat Waktu

Share This Post