Datangkan KPK Guna Cegah Adanya Gratifikasi

by
ISKNEWS.COM

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Untuk mencegah adanya gratifikasi, Pemerintah Kabupaten Rembang menggelar sosialisasi gratifikasi dengan mendatangkan Pemeriksa Gratifikasi dari divisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Anjas Prasetiyo. Kegiatan tersebut digelar di lantai 4 kantor Bupati Rembang, Senin (13/11/2017).

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsure pimpinan dan anggota DPRD Rembang, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Rembang, Camat- camat, Pimpinan Rumah sakit umum dr.R.Soetrasno, Kepala Puskesmas se- kabupaten Rembang, kepala SMP se kabupaten Rembang. Selain itu Pemkab juga mengundang perwakilan penyedia jasa konstruksi dan perwakilan dari Kepala Desa untuk menghadiri sosialisasi penting tersebut.

Saat membuka sosialisasi tersebut, Bupati Rembang H. Abdul Hafidz mengungkapkan gratifikasi memang rawan terjadi, terlebih tradisi jangan menolak rejeki ataupun alih-alih sebagai ucapan terimakasih. Gratifikasi sendiri akan berdampak kepada pejabat publik bersikap tidak profesional.

TRENDING :  30 Peserta Kontingen Kwarcab Rembang Diberangkatkan

“Dalam praktek banyak ditemui pembenaran atas tindakan gratifikasi, berkembangnya kata tidak boleh menolak rejeki semakin memperkuat kebiasan tersebut. Termasuk dalam pelayanan publik di masyarakat, oleh karena itu gratifikasi dilarang karena mendorong pejabat publik berlaku tidak adil, obyektif ataupun tidak professional,” ujarnya.

TRENDING :  Tunggulsari Kampung KB ke-14 di Rembang

KOMENTAR SEDULUR ISK :