DBHC-HT Agar Lebih Fokus Untuk Petani Dan Buruh Industri Hasil Tembakau

by

Kudus, isknews.com – Sektor perdagangan dan industri di Kabupaten Kudus yang bernilai tinggi bagi penerimaan Negara berupa cukai adalah adanya beberapa usaha pabrik Rokok, pabrik yang bahan bakunya melibatkan unsur tembakau ini memiliki konsekwensi bahwa para konsumen atas hasil produk ini dikenakan cukai dari produk rokok yang dibelinya. Cukai sebagai pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik sesuai dengan undang-undang merupakan penerimaan negara dimaksudkan guna mewujudkan kesejahteraan bangsa.

TRENDING :  29 Atlet Tenis Meja Sukun Kudus Sabet 6 Medali Kejuaraan Tenis Meja ITB Open 2015

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau merupakan dana bagi hasil yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas  hasil dari pembayaran pajak berupa cukai tembakau. Pembayar cukai tembakau adalah konsumen pemakai bahan baku produksi yang memiliki pita cukai dan hasil tembakau mentah yang dijualbelikan untuk produksi pabrik tersbut.

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang disalurkan Kabupaten Kudus digunakan untuk pembinaan kemampuan dan ketrampilan kerja masyarakat di lingkungan industri hasi tembakau dan/atau daerah penghasil bahan baku industri hasil tembakau, seperti tertera dalam Pasal 7 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 Tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.  Dimana Cukai Hasil Tembakau untuk kesejahteraan masyarakat binaan Kabupaten/kota terutama yang disekitar pabrik rokok.

KOMENTAR SEDULUR ISK :