Demo Nelayan Cantrang Suarakan Pelegalan Jaring Cantrang

oleh
ISKNEWS.COM

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Ribuan nelayan cantrang yang berasal dari Desa Pasarbanggi, Tasikagung, Tanjungsari dan lainnya, melakukan aksi longmarch sepanjang 1 kilometer dari kantor Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung Kecamatan kota Rembang menuju kantor DPRD Rembang, Senin (8/1/18) pagi. Massa pendemo menyuarakan penolakan larangan jaring cantrang di Rembang.

Sambil membawa ratusan spanduk yang bertuliskan permintaan pelegalan kembali penggunaan jaring cantrang, massa terus melantunkan sholawatan. Lalulintas kian macet saat massa tiba di depan kantor DPRD Rembang.

TRENDING :  PRSI Rembang Segera Gelar Kejuaraan Renang

Ketua Asosiasi Nelayan Dampo Awang Rembang, Suyoto dalam orasinya di atas truk mengatakan, ini adalah aksi damai. Jika aksi tersebut berdampak kemacetan, itu hanya bagian kecil dari penderitaan mereka saat diberlakukannya tentang larangan cantrang.

TRENDING :  Diduga Palsukan SPP Dana Desa, Kades Sumber Diberhentikan

“Kami aksi damai saja disini. Kalaupun jalur macet, itu hanya bagian kecil dari penderitaan kami. Kalau macet hanya beberapa jam saja, tapi pekerjaan kami saat ini sudah macet dan mau sampai kapan kita seperti ini,” ujarnya.

Aspirasi terus disuarakan di halaman gedung DPRD Rembang. Mereka menuntut jajaran DPRD Rembang mewakili suara masyarakat nelayan agar mengusulkan pencabutan Permen KP nomor 71 Tahun 2016 yang dianggap menyengsarakan kaum nelayan.

TRENDING :  Tidak Mendapat Kepastian, Nelayan Cantrang Ngotot Demo di Istana

“Jika berbicara soal cantrang, kita bicara soal NKRI, kita bicara soal kekayaan negara, kita bicara soal rakyat. Dari cantrang kita hidup, dari cantrang kita bisa menjadikan para jajaran legislatif duduk di kursi empuk,” tandasnya. (rtw)

KOMENTAR SEDULUR ISK :