Depresi, Kakek Ini Nekad Terjun Ke Sumur Coba Bunuh Diri

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – KT (75) seorang kakek, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sumur sedalam 20 meter dengan kedalaman air 1,5 meter, Minggu (31/12/2017). Beruntung aksi nekad KT diketahui anaknya, sehingga nyawanya dapat diselamatkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ISKNEWS.COM, aksi nekad KT pertama kali diketahui dua anak kandungnya yakni Ngatmin dan Siti Muslikah. Saat itu keduanya sedang berada di rumah sedang bersantai menikmati akhir tahun. Tiba-tiba mendengan suara seperti benda besar tercebur sumur.

TRENDING :  Sugeng Ditemukan Gantung Diri Di Kamarnya

Kebetulan letak sumur berada tidak jauh dari tembok rumah keduanya. Ternyata setelah dilakukan pengecekan didapati ayahnya yang sudah berada di dalam sumur. Keduanya kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

Warga sekitar yang mendengar kedua anak KT meminta tolong langsung berdatangan. Dengan menggunakan alat seadanya, KT akhirnya berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Rejosari untuk mendapat pertolongan medis.

TRENDING :  Aktivis "Save Air Muria" Jalan Mundur, Simbol Mundurnya Wibawa Pemerintah Sikapi Eksploitasi

Kapolsek Dawe AKP Suharyanto melalui Kanit Reskrim Polsek Dawe Ipda Supadi menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari keluarga KT memang diketahui mengalami depresi sejak 2012.

Sejak saat itu, KT sering melamun dan berbicara sendiri. Terkadang juga mondar-mandir tidak jelas. Namun, untuk memastikan penyebab dugaan percobaan bunuh diri baru akan diketahui setelah proses penyelidikan.

“Saat ini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Rejosari,” ucapnya.

TRENDING :  Diduga Depresi Akibat Tekanan Pekerjaan, Seorang Penjahit Nekad Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Supadi berpesan kepada pihak keluarga, jika nantinya KT sudah diizinkan pulang dari Puskesmas Rejosari, agar dilakukan pengawasan yang lebih. Sebab dikhawatirkan kejadian serupa dapat terulang kembali.

“KT ini kan sudah tua 75 tahun, alangkah baiknya pihak keluarga melakukan pengawasan ekstra,” pesannya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :