Desa Blaru Isi Perangkat Tanpa Mengutip Beaya Sepeserpun, Desa Yang Lain Mengapa Tidak?

Desa Blaru Isi Perangkat Tanpa Mengutip Beaya Sepeserpun, Desa Yang Lain Mengapa Tidak?

Pati, Isknews.com Lintas Pati -Keputusan yang hebat dilakukan oleh panitia pencalonan perangkat Desa Blaru Kecamatan Pati Kabupaten Pati.  Pasalnya, Pengisian perangkat Desa tersebut jelas berbeda jika dibandingkan tradisi yang selama ini dilakukan oleh Desa-Desa yang ada di Kabupaten Pati. Selasa (18/07).

Selama ini yang biasa terjadi di Desa-Desa lainnya jika berlangsung pengisian perangkat Desa,  pasti identik dengan biaya pencalonan yang sangat besar, bahkan mencapai hingga jutaan rupiah dan biaya tersebut di bebankan oleh bakal calon perangkat itu sendiri.

Menurut Sugeng salah satu warga Desa Blaru yang Kakak kandungnya terlibat sebagai pengawas penyaringnan dan penjaringan mengatakan, “proses pendaftaran bakal calaon dibuka sudah sejak hari jumat kemarin, dan tidak di pungut biyaya sepeser pun,” jelasnya, lebih lanjut ia juga menambahkan,

BACA JUGA :  Serunya Masa Kecil Mandi Di Sungai

“Masing-masing lowongan tersebut untuk jabatan sekdes, staf seksi kesra, staf seksi pembangunan, staf urusan administrasi, Staf umum dan staf urusan keuangan.” ujarnya Sugeng kepada Isknews.com Lintas Pati.

Lebih lanjut, Sugeng juga menilai panitia melakukan langkah sangat berani dan hebat, kerena panitia pencalonan perangkat Desa Blaru jelas menghapus kesan buruk terhadap asumsi masyarakat yang selama ini menilai untuk menjadi seorang prangkat harus butuh modal yang besar.

“Selama ini yang kita saksikan di Desa-Desa yang lain setiap warga yang mendaftarkan diri ingin jadi prangkat harus dibebani biaya yang mahal, Padahal bakal calon perangkat kebanyakan warga setempat sendiri. Nah hal itulah yang sudah menjadi kebiasaan di luar aturan formal dan Hal itu harus segera dihilangkan,’’ katanya.

BACA JUGA :  7 Rintisan Desa Wisata di Kudus Belum Punya Tugu Wisata

Masih lanjut dia, “jika baru mendaftar sudah harus dibebani biaya nanti jika lolos menjadi perangkat, tentu akan menjadi perangkat yang abai terhadap tugas-tugasnya,” tambahnya.

Namun ceritanya akan menjadi lain lagi jika panitia berani membebaskan peserta calon perangkat Desa dari pembiayaan yang mahal, pasti jika jadi perangkat mereka akan bisa menempatkan tugas dengan baik dan tanggung jawabnya akan maksimal, Serta pada diri perangkat Desa akan melekat suatu kesedaran. Karena saat mendaftarkan diri sama sekali tidak dipungut biaya, melalui upaya pembebasan dari biaya itulah akan bisa menciptakan perangkat yang bersih, baik dan profesional. (Puguh)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post