img-20161002-wa0018

Desa Margorejo Dawe Resmi Menjadi Rintisan Deswita Oleh Pemerintah Kabupaten Kudus

Kudus, Isknews.com – Hari ini menjadi moment yang spesial buat warga Margorejo Kecamatan Dawe, pasalnya selain diadakan jalan sehat pada pagi nya, juga setelahnya dilaksanakan Launching atau Peresmian Desa Margorejo sebagai Rintisan Desa wisata (Deswita) oleh Pemerintah Kabupaten Kudus dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama Paguyuban Kelompok Desa Wisata (Pokdarwis) Kabupaten kudus.

Hadir dalam acara hari ini (2/10) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, bersama Kepala Dinas Pertanian, Camat dawe, kepala desa margorejo, dan pengelola taman sardi kajar colo pada launching rintisan desa wisata margorejo dawe kudus dengan meresmikan tugu wisata gula tumbu.

img-20161002-wa0018

Bersama camat dan muspika dawe. dan jajaran dosen pembimbing dari undip, usai meresmikan tugu wisata gula tumbu.(2/10)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwsiata (Disbudpar) Kudus, Yuli Kasiyanto menjelaskan secara pribadi maupun kedinasan sangat apresiasif kepada masyarakat desa margorejo di bawah pimpinan kepala desanya yang begitu aktif dengan menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro undip untuk membuat rintisan desa wisata.
Empat destinasi wisata yang di tawarkan yaitu penangkaran rusa, kebun buah, gula tumbu dan warung oleh2, cukup menarik bagi saya untuk bisa dikembangkan lebih maju lagi. “imbuhnya.

Baca Juga :  Monumen Super Smash, Sculpture Bulutangkis Indonesia

Ka.Bid Pariwisata Disbudpar Kudus Yusi saat di hubungi Isknews.com, sangat mengapresiasi setingggi tingginya buat masyarakat desa margorejo atas diresmikanya desa margorejo sebagai rintisan desa wisata, Semangat yang luar biasa dari warga masyarakat dan tentunya di bawah kepemimpinan kades margorejo serta semangat perangkat desa dan kader pokdawis yang membuat semua bisa berjalan lancar. Karena masyarakat margorejo faham bahwa industri pariwisata juga merupakan industri yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan dari desa setempat. “tandasnya.(AS)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?