Desa Yang Butuh Becak Sampah Bisa Anggarkan Dari ADD

Desa Yang Membutuhkan Becak Sampah, Bisa Menganggarkan Dari Dana ADD

Kudus, isknews.com – Desa yang membutuhkan becak sampah, bisa menganggarkan dengan menggunakan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD). Kebijakan itu ditujukan atau berlaku bagi desa yang belum menerima bantuan armada sarana penanganan sampah itu, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kabupaten Kudus. Kepala Dinas Cipkataru Kabupaten Kudus, Sumiyatun, yang dihubungi isknews.com, Rabu (24/8), mengatakan hal itu.

Menurut dia, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2016 ini, dari sebanyak 130 desa di Kudus, 85 desa mendapatkan bantan armada sampah becak motor (bentor). Bantuan yang penyerahanya dilakukan pada Januari 2016 lalu itu, dalam rangka rangka upaya Kudus mempertahanan Adipura 2016. “Jumlah pengadaan bentor sampah itu seluruhnya 90 unit, 5 unit untuk depo sampah di kabupaten, 85 unit untuk pemerintahan desa/kelurahan di sembilan kecamatan se Kabupaten Kudus.”

Mengingat keberadaan becak sampah sangat vital bagi penanganan sampah itulah, ungkapnya lanjut, bagi desa yang belum mendapatkan bantuan, diperbolehkan menggunakan dana dari ADD yang dicantumkan dalam RAB APBDes. “Hal itu tidak melanggar aturan, karena untuk kepentingan desa, agar desanya bersih dan sedapat mungkin bebas dari sampah.”

Baca Juga :  Beda Dengan Dulu, Desa di Kudus Mulai Transparan

Kepala Dinas Cipkataru Kabupaten Kudus itu menambahkan, 85 desa yang menerima bantuan bentor sampah itu, rinciannya, Kecamatan Jati 10 desa, Bae 24 desa, Kota 10 desa, Jekulo 4 desa, Mejobo 10 desa, Kaliwungu 3 desa. “Tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Dawe, Gebog dan Undaan, masing-masing 10 desa.”(DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?