Di Blora, Kasus DB Alami Peningkatan

oleh

Blora, isknews.com – Sejak tiga tahun terakhir, jumlah penderita Demam Berdarah (DB) di wilayah Kabupaten Blora terus mengalami peningkatan. Dan paling tinggi terjadi pada tahun 2016.

Hal itu seiring dengan datangnya tingkat curah yang cukup tinggi di wilayah tersebut. Tercatat, sejak tahun 2014 terdapat 149 kasus, tahun 2015 terjadi 573 kasus dan pada tahun 2016 terjadi 713 kasus DB.

TRENDING :  Bupati Rembang : Adanya Rumah Sakit Baru Sempurnakan Pelayanan Kesehatan

Sutik, Kepala Seksi pengendalian Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora, menjelaskan tingginya angka kejadian di tahun 2016 disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

TRENDING :  SPBU Cepu Peringati Hari Kartini, Berbusana Adat Hingga Beri Hadiah Pelanggan Wanita

Sehingga menyebabkan banyak genangan air sebagai tempat perkembang biakan Nyamuk. Terlebih masyarakat juga kurang perhatian terhadap adanya genangan air tersebut.

Meskipun jumlah penderita cenderung meningkat di tahun 2016 ini, lanjut dia, namun korban meninggal dunia dalam kasus DB tersebut lebih rendah yakni 10 orang dibanding tahun 2015 lalu yang terdapat 12 orang meninggal dunia dari kasus tersebut. “Korban meninggal menurun,” ujarnya.

TRENDING :  Blora Laksanakan Pilkdes Serentak

Pihaknya mengingatkan, supaya masyarakat lebih waspada terhadap penyakit tersebut. Pasalnya, pada bulan Januari curah hujan cukup tinggi. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :