Didominasi Aspirasi DPRD, Sejumlah Proyek TA 2018 Gagal Dilaksanakan

by
DPRD
Foto: Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kudus. (Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pengadaan proyek di Kabupaten Kudus, Tahun Anggaran (TA) 2018, didominasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Jumlah Proyek yang berasal dari aspirasi dewan itu, tidak tanggung-tanggung, mencapai sebesar 95 persen.

Hal itu berdampak adanya sejumlah proyek yang pengadaannya oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) gagal atau tidak dilaksanakan, karena hanya tersisa 5 persen.
Diantara proyek yang tidak jadi dilaksanakan itu, adalah yang pengadaannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus. Menurut Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan, Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Teguh Adi Rustanto, saat dihubungi isknews.com, Rabu (31-01-2018), di ruang kerjanya, pada TA 2018 ini, Dinas PUPR, untuk Bidang Bina Marga, mengajukan pengadaan sejumlah proyek, terdiri dari pembangunan dan rehab jembatan, jalan dan talud jalan.

TRENDING :  Pasar Tayu di janjikan pembangunan di tahun 2016 Terealisasi.

“Jumlah mencapai ratusan titik, semuanya sudah kami ajukan agar dianggarkan dalam APBD Kabupaten Kudus, pada TA 2018 ini.”

Namun dengan masuknya proyek aspirasi dewan (DPRD) sebesar 95 persen, lanjutnya, bisa dipastikan sebagian besar proyek yang diajukan Dinas PUPR, gagal dilaksanakan. Selain itu, dana APBD Kabupaten Kudus yang diperuntukkan pengadaan proyek fisik, terkuras oleh proyek aspirasi dewan yang sumber dananya dari APBD Murni Kabupaten Kudus.

TRENDING :  JEMBATAN PLOSO DIRESMIKAN BUPATI SENIN (21/12)
KOMENTAR SEDULUR ISK :