Dihargai Rp. 2 Miliar, Karya Lukisan Kaligrafi Gusmus Jadi Pusat Perhatian Pengunjung

Dihargai Rp. 2 Miliar, Karya Lukisan Kaligrafi Gusmus Jadi Pusat Perhatian Pengunjung

Kudus, isknews.com – Dua karya lukisan kaligrafi KH. Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus) yang dibanderol dengan harga Rp 2 miliar tersebut diantaranya kaligrafi yang berjudul “Tulisan” dan “Hanya Lafal”.

Satu diantara dua karya nya yang dipamerkan, berjudul “Tulisan” tersebut, terdapat aneka tulisan, diantaranya Hieroglif, Arab, Jepang, China Latin, Arab dan Jawa (Honocoroko).

Sejak di buka oleh Bupati Kudus H. Musthofa pada Selasa (17/01/2017), Antusias dan pengunjung sangat tinggi sekali, terbukti lokasi pameran hampir penuh dan meluber, pengunjung di Aula Hotel Graha Muria sampai over, dan setiap kali ada pengunjung yang datang, pasti bertanya dimana letak lukisan kaligrafi yang di bandrol Rp. 2 M, karya pimpinan pondok pesantren Raudhatut Thaliban Rembang berada. “Nantinya sampai pameran kaligrafi ini di tutup yaitu 20 januari 2017, dijadwalkan akan ada kunjungan dari sekolah sekolah, dinas, kecamatan desa atau kelurahan dan lain nya, “Terang muhammad Assiry ketua panitia yang sekaligus pendiri Pesantren Seni rupa dan Kaligrafi Qur’an (PSKQ) Modern Kudus.

TRENDING :  Bintang Tamu GAC Pada "Music Festival" Meriahkan Puncak Acara SMASA Euforia 2017

Beberapa lukisan yang ditampilkan, 80 karya dari total 45 pengirim peserta dari latar belakang Kaligrafer, Umum, dan beberapa tokoh kaligrafi di Indonesia, “Pameran Kaligrafi ini adalah konsep dari pengembangan ekonomi kreatif, atau pesantren kejuruan, yang di motori oleh PSKQ”ujarnya

TRENDING :  Pasar Burung Akan Jadi Destinasi Wisata Baru

Pihaknya menambahkan, Termasuk juga ditampilkan karya pemenang sayembara kaligrafi mushaf tingkat nasional, beberapa ada yang sangat unik, berbahan dari limbah yang bisa produktif, Sampah yang mestinya dibuang bisa menjadi sesuatu yang produktif, karena Allah tidak menciptakan sesuatu itu tidak pernah ada yang sia sia, ditangan santri bisa diolah dan dibuat menjadi sesuatu yang indah.

TRENDING :  17 Jembatan Diganti Baru, Beaya Tertinggi Jembatan Ploso Rp 6 M,

“Jargon kita Meretas Nalar dan Menetas Nala, dengan harapan, saya ingin mengangkat Seni kaligrafi di Kudus ke tingkat Nasional bahkan Internasional, Santri PSKQ baru baru ini menyabet tingkat Dunia, diantaranya waktu di Irak, juara 1, di konya juara 2, dan beberapa tahun lalu santri kita juara tingkat Internasional di Malaysia.”Pungkasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post