Dikira Api Sudah Padam, Dapur Ludes Terbakar Saat Tarawih Di Mushola

oleh
Ilustrasi dapur pawon untuk memasak air (YM)

Kudus, isknews.com – Berhati-hati meninggalkan rumah saat usai memasak menggunakan kompor atau pawon, periksa dengan seksama apakah sudah benar-benar padam atau belum, kejadian akibat kelengahan tersebut terjadi malam ini, sebuah musibah kebakaran menimpa dapur rumah di Desa Undaan Kidul Gg 2 RT 4 RW 2 Kecamatan Undaan, Kudus. 

Rumah milik Hj. Sarijah (87) tersebut  diketahui oleh para tetangga mengeluarkan asap dan terbakar hebat pada sekitar pukul 19.00 WIB saat warga sedang shalat tarawih, Senin (13/05/2019).

Menurut Kapolsek Undaan, AKP Anwar, kebakaran tersebut terjadi saat Hj. Sarijah  sang pemilik rumah  memasak Air dengan menggunakan kayu bakar di sebuah dapur pawon rumahnya,  setelah air sudah masak dan api dan merasa api sudah dimatikan kemudian ditinggal pergi ke Mushola untuk melaksanakan Sholat Tarwih.

TRENDING :  PAGUYUBAN FOTO MENARA DIGANJAR SANGSI PENGHENTIAN AKTIFITAS

“Tanpa disadarinya, ternyata  bara bekas kayu bakar masih menyala dan merambat ke tumpukan kayu bakar dan kertas yang ada di sekitar Pawon sehingga terjadilah kebakaran itu,” ujar AKP Anwar, saat dihubungi media ini, Senin (13/05/2019).

“Ini yang terbakar adalah dapur milik Hj Sarijah.” Ungkapnya.

Sebelumnya seorang tetangga korban Siti Sulasih (52) yang sedang keluar rumah,  melihat rumah korban mengeluarkan asap pada bagian atap dapur.

“Kemudian dia berteriak kepada putra korban Wazidi (50) memberitahu kalau dari rumah ibunya mengeluarkan asap  tebal, sehingga warga yang berada di mushola yang  kebetulan berada di dekat rumah korban rame rame memedamkan api dengan menggunakan alat seadanya untuk menyiram rumah Korban,” katanya.

TRENDING :  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tambak Kisik

Sejumlah wargapun berinisiatif memanggil pemadam kebakaran dan segera menghubungi BPBD Kudus, serta secara bahu membahu warga masyarakat sekitar pun membantu memadamkan api dengan menggunakan ember dan selang air dan peralatan seadanya.

Dijelaskannya, selang 30 menit api sudah bisa di padamkan dan sekitar 20.15 WIB mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kudus tiba dilokasi kebakaran dan segera  memadamkan api lalu pada sekitar pukul 20.30 WIB api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar bersama anggota pemadam kebakaran dari Pemkab dan BPBD Kudus.

TRENDING :  Berniat Hindari Polisi,Pengendara Sepeda Motor Bertabrakan Pengendera Lain

“Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian materiil adalah sekitar Rp 15 juta, berupa  tempat tidur kayu dan peralatan dapur yang terbakar, kasus selanjutnya dalam penanganan Polsek Undaan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kapolsek.

Dari pemeriksaan di TKP, Kapolsek mengatakan, kemungkinan kebakaran terjadi  karena kelalaian pemilik rumah saat memasak air dengan menggunakan kayu bakar tetapi meninggalkan dapur Pawon yang masih dalam keadaan menyala (Bara api belum mati) sehingga api menjalar ke dinding yang terbuat dari bambu.

“ Kejadian tersebut mengingatkan kita untuk selalu berhati hati serta mengecek apabila bepergian, agar mematikan Kompor atau pawon dapur untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :