sosialisasi-psm

Dimulai Hari Senin Hari Ini 709 Kepala SD/MI dan SMP/MTs Ikuti Sosialisasi SPM Dikdas

Kudus, isknwes.com – Sebanyak 709 kepala sekolah SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Kudus, mengikuti sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan dasar (Dikdas). Kegiatan yang diselenggarakan oleh  Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga (Disdikpora) seksi kurikulum itu  berlangsung 11 hari , dimulai Senin (10/10) hari ini, bertempat di aula Gedung Dekopinda Kabupaten Kudus.

Menurut Kepala Seksi (Kasie) Kurikulum Dikdas Disdikpora Kabupaten Kudus, Ahmad Jamin, selaku panitia pelaksana sosialisasi SPM Dikdas, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerajnya, Senin (10/10), dasar penyelenggaraan sosialisasi SPM Dikdas itu, adalah Permendikbud RI Nomer 23 tahun 2013, tentang SPM Dikdas kabupaten/kota.  Untuk pelaksanaan di Kabupaten Kudus, pesertanya sebanyak 709 kepala sekolah, terbagi atas kepala SD/MI sebanyak 596 orang dan kepala SMP/Mts sebanyak 103 orang, dari 9 kecamatan se Kabupaten Kudus.

Baca Juga :  Refleksi 7 tahun Bupati Mustofa pimpin Kudus

“Karena jumlah pesertanya banyak, maka dibagi setiap harinya per kecamatan secara  bergiliaran, ditambah dua hari untuk  dua SMP yang menjadi peserta tambahan.  Untuk tutornya adalah para pengawas bidang kurikulum.”

Dari penyelenggaran sosialisasi itu, unkapnya lanjut,  hasil yang diharapkan adalah tersosialisasinya SPM Dikdas di Kabupaten Kudus, mengidentifikasi, mendata dan melakukan pengecekan data di setiap satuan pendidikan dasar,  mendata, memferifikasi dan memberikan penialain secara langsung SPM Dikdas, mendiskripsikan kesenjangan dan strategi  pemenuhan indeks prestasi pelayanan SPM Dikdas, serta tercapainya pendataan standar layanan minimal yang terdisi dari 27 indikator.

Baca Juga :  Stikes Cendekia Utama Kudus Gelar Seminar Kesehatan Manajement Luka Terkini, di Tinjau dari 3 Aspek

Diantaranya, untuk yang berhubungan dengan guru, di setiap SD/MI memiliki 6 (enam) orang guru untuk setiap satuan pendidikan dan untuk daerah khusus  4 (empat) orang guru setiap satuan penididikan, di setiap  SD/MI tersedia 2 (dua) orang guru yang memenuhi kualifikasi akademik S1 atau D-IV, serta di setiap SD/MI tersedia 2 (dua) orang guru yang telah memiliki sertifikat pendidik.

”Sedangkan yan berhubungan dengan peserta didik, tersedia satuan pendidikan dalam jarak yang terjangkau dengan berjalan kaki yaitu maksimal 3 kilometer dari kelompok pemukiman permanen di daerah terpencil, jumlah peserta didik dalam setiap rombongan SD/MI tidak melebihi dari 32 orang, serta di setiap rombongan belajar SD/MI tersedia 1 (satu) ruang kelas yang dilengkapi meja dan kursi yang cukup, untuk peserta didik dan guru, serta papan tulis, “ jelas Ahmad Jamin. (DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?