Toleransi Parkir Liar Di Pasar Kliwon Kudus, Dinas Perdagangan,”Usai Lebaran Kita Tertibkan”

oleh
Meski tertera tulisan "dilarang Parkir di tempat ini" namun oleh para oknum juru parkir tetap digunakan untuk memarkir kendaraan baik motor maupun mobil (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Penataan parkir di Kawasan Pasar Kliwon ternyata masih perlu dilakukan pembenahan, setelah sebelumnya  aparat gabungan Polres Kudus dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penertiban terhadap sejumlah praktek parkir liar di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, bahkan melalui aksi penggembokan kendaraan oleh aparat belum lama ini. Hal ini nampaknya masih belum berhasil membuat sejumlah tukang parkir liar itu jera.

Line pembatas jalan yang dipasang oleh Dishub di bahu Jalan Jendral Sudirman (bagian selatan jalan), membuat para petugas parkir liar tidak bisa berkutik. Meski begitu, mereka tidak kehabisan akal. Tidak bisa membuka lahan parkir di bahu jalan, kini mereka menggunakan jalan melintang di bawah gedung parkir dan lahan kosong lain di seputaran Pasar Kliwon sebagai lahan mendulang rupiah.

TRENDING :  H-3 Kupatan Penjual Janur Sudah Menjamur

Himbauan “Dilarang Parkir Di Sini” tak dihiraukan dia dan puluhan pengguna sepeda motor maupun mobil yang menggunakan jasanya. Meledaknya jumlah pengunjung dan kurangnya lokasi parkir membuat, parkir liar ini ikut kebanjiran rezeki.

Kepala Koordinator Pasar Kliwon, Sugito membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kinerja para pelaku parkir liar ini layaknya permainan petak umpet.

Jika ada pengendara motor datang, mereka dengan sigap memarkirkan kendaraan. Setelah itu, biasanya mereka melakukan pemantauan kendaraan dalam radius yang cukup jauh, untuk menghindari petugas pasar. Namun, saat pemilik kendaraan datang mengambil, mereka kembali merapat untuk meminta ongkos parkir.

TRENDING :  CFD Mulai Lagi Minggu Depan 17 Juli 2016

“Kami sudah kerahkan petugas untuk melakukan pemantauan. Cuma, mereka sistemnya ‘kucing-kucingan’, jadi susah ngontrolnya. Soalnya petugas kami terbatas, tidak mungkin kami kerahkan untuk menjaga dititik-titik itu selama seharian,” tegasnya.

Ditambahkannya, pihaknya telah beberapa kali melakukan pembinaan terhadap pelaku parkir liar. Namun, hal tersebut agaknya tidak digubris oleh mereka.

“Kalau pelakunya gak jera, yang jera biasanya pemilik kendaraannya,” ujar dia.

Dia tidak menampik, minimnya kantong parkir yang disediakan oleh Dinas Perdagangan tidak sejalan dengan ledakan jumlah kendaraan. Tak hanya di Pasar Kliwon, hal serupa juga terjadi di sejumlah tempat perbelanjaan seperti Ramayana dan ADA.

TRENDING :  Stikerisasi Angkutan Penumpang Penanda Kendaraan Ini Laik Jalan

“Satu-satunya solusinya ya penambahan kantong parkir,” bebernya. Berhubung soluinya belum bisa terealisasi, maka pihaknya hanya bisa melakukan pemantauan.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti saat di konfirmasi oleh media ini usai sidak gabungan dengan Kapolres Kudus di sejumlah pasar tradisional dan modern, menyampaikan, dirinya sudah mengetahui adanya praktek parkir liar di Pasar Kliwon, namun untuk sementara Sudiharti masih membeikan toleransi hingga Lebaran.

“Karena menjelang lebaran ini, kita memang butuh lahan parkir lebih, akibat melonjaknya jumlah kunjungan dari para pelaku transaksi di Pasar Kliwon. Usai lebaran akan kita tertibkan kembali, karena kita kan juga di target PAD dari sektor Parkir Pasar Kliwon,” tandas dia, Senin (13/05/2019)

Seperti diketahui pengelolaan lahan parkir di sejumlah lahan parkir di Kudus kini di kelola oleh pihak ketiga, termasuk kawasan pasar Kliwon. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :