Dipastikan Gagal Pengambilalihan Sub Terminal Jetak Kudus Oleh Pemprov Jateng

Dipastikan Gagal Pengambilalihan Sub Terminal Jetak Kudus Oleh Pemprov Jateng

Kudus, isknews.com – Pengambilalihan pengelolaan Sub Terminal Jetak, Kabupaten Kudus, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, dipastikan gagal. Pasalnya status tempat pemberhentian bus yang berlokasi di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu adalah Sub Terminal atau terminal Tipe-C yang tidak terdata di Pemprov Jateng, karenanya wewenang pengelolaanya ada pada Pemkab Kudus.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, Didik Sugiharto, yang dihubungi isknews.com, Rabu (25/1), membenarkan hal itu. Menurut dia, sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya di kementerian perhubungan, terminal yang pengelolaannya oleh Pemprov, adalah terminal Tipe-B yang melayani atau menjadi tempat pemberhentian bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari jurusan lebih dari satu kota/kabupaten. Sedangkan terminal Jetak, statusnya bukan adalah Sub Terminal yang melayani hanya satu Kabupaten, yakni dari Kabupaten Jepara. “Dengan status Sub Terminal Jetak sebagai Terminal Tipe-C, Pemprov tidak punya wewenang untuk mengambil alih pengelolaanya, karena itu adalah milik Pemkab Kudus.”

BACA JUGA :  Pergerakan penumpang lebaran di Terminal Bus Induk Kudus Terus meningkat, jumlah bus dan penumpang arus mudik

Dia menerangkan, selain Sub Terminal Jetak, Kabupaten Kudus juga mempunyai tiga Terminal Tipe-C, yakni Sub Terminal Getas Pejaten, di Jalan R Agil Kusumadia, Sub Terminal Kalirejo, di Kecamatan Undaan dan Sub Terminal Singocandi, Kecamatan Kota, di jalan lingkar utara. Dalam perencanaan, sesuai kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat khususnya pengguna angkutan umum, pengadaan Sub Terminal idealnya di perbatasan kota. Contohnya, Sub Terminal Jetak yang ada di perbatasan Kudus – Jepara dan Sub Terminal Kalirejo di perbatasan Kudus – Purwodadi. “Sementara untuk Sub Terminal Getas Pejaten, letaknya dipertahankan, karena melayani penumpang jarak dekat, yakni Kudus – Gajah (Kabupaten Demak).”

Didik menambahkan, khusus untuk Sub Terminal Singocandi, jika sekarang ini terkesan tidak berfungsi dan tidak terawat, bukan berarti Dishub membiarkannya, namun dengan penempatan di lokasi yang sekarang, Sub Terminal Singocandi itu dinilai tidak efektif. “Sehingga kalau dengan kondisi itu, angkudes warna pink yang melayani trayek Terminal Jati Kudus – Sub Terminal Singocandi memilih melayani para peziarah Sunan Kudus dari Terminal Bakalan Krapyak (TBK) – Masjid Menara Kudus, bukan berarti mengabaikan trayek, tapi memang jalur trayeknya melewati Jalan Menara Kudus.”

BACA JUGA :  Dishubkominfo Targetkan Rp 4,6 M Dari Parkir

Seperti diberitakan di isknews.com, rencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang akan mengambil alih pengelolaan Sub Terminal Jetak, Kabupaten Kudus, terancam gagal. Hal itu karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kudus, mengambil langkah mempertahankan sub terminal yang letaknya di Jalan Raya Kudus – Jepara, Desa Jetak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu.

Dalam rangka memperoleh payung hukum pengelolaan dan rehabilitasi/pembangunan, Dishubkominfo mengambil langkah mengajukan sertifikasi Terminal Tipe-C, untuk keempat Sub Terminal tersebut. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post