Dirasa Belum Cukup, Dropping Air Bersih Desa Langganan Kekeringan Ini Ditambah

oleh
Dirasa Belum Cukup, Dropping Air Bersih Desa Langganan Kekeringan Ini Ditambah
Foto: Bupati ikut mengisikan air bersih kejerigen warga (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – Sulitnya mendapatkan air bersih di musim kemarau ini nampaknya sudah mulai terasa oleh masyarakat Kabupaten Rembang khususnya warga Desa Pranti, Kecamatan Sulang. Daerah yang menjadi langganan kekeringan itu mengalami krisis air bersih sejak beberapa pekan lalu.

Untuk meringankan beban masyarakat, Pemkab Rembang bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang langsung bergerak dengan mengirimkan tangki pengangkut air bersih, Selasa (04/09/2018).

TRENDING :  Sudah Sampai Kudus, Hobi "Unik" Bocah Bocah Pemburu Telolet Di Jalur Lintasan Bus

Disela-sela waktu kunjungannya menyalurkan bantuan air bersih, Bupati Rembang H. Abdul Hafidz mengatakan dalam penanganan bencana kekeringan ini dirinya telah menyiapkan bantuan berupa air bersih dari berbagai sumber dana. Diharapkan dengan adanya bantuan ini masyarakat dapat terpenuhi kebutuhan air bersihnya.

“Salah satu keseriusan Pemkab untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat salah satunya air bersih maka ketika rakyat membutuhkan kita sudah siap menggerakkan sumber daya yang kita miliki,dari CSR, Baznas, BPBD semua akan kita gerakkan untuk bersama-sama mencukupi kebutuhan dasar masyarakat yaitu air bersih,”

TRENDING :  Dua Pengendara Asal Kudus Tewas Tertimpa Truk Tangki di Gembong

Bupati memaparkan, Baznas telah memberikan bantuan sebesar Rp. 10 juta dalam bentuk air bersih. Dengan harga air satu tanki Rp. 200 ribu maka akan ada tambahan 50 tanki air bersih yang diberikan untuk daerah kekeringan.

Dirinya berharap masyarakat khususnya Kepala Desa yang daerahnya mengalami kekurangan air bersih bisa segera mengirimkan proposal permohonan air bersih kepada Pemkab. Agar bantuan pasokan air bersih bisa segera dikirimkan.

TRENDING :  20 Tahun Rusak Jalan Penghubung Desa Pakem – Prawoto Diperbaiki

“Sepanjang ada permintaan kami akan segera melayani dengan maksimal, dengan cepat, tinggal kesiapan masyarakat sendiri sejauh mana permohonannya kami terima, jadi akan kami koordinasikan dengan sumber-sumber yang ada BUMN, BUMD, APBD, Baznas, kita gerakkan semua,” tandasnya. (RTW/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :