Diringi Pawai Dan Arak Arakan Dokar Hias DPD Partai Perindo Daftar Ke KPU Kudus

Diringi Pawai Dan Arak Arakan Dokar Hias DPD Partai Perindo Daftar Ke KPU Kudus

Kudus, isknews.com – DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Kudus, Nur Hartoyo resmi mendaftarkan Partai Perindo Kudus ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Kedatangan Nur Hartoyo ke Kantor Sekretariat KPUD Kudus, sebelumnya dilakukan long march dan arak-arakan yang diikuti sejumlah kadernya dengan mengendarai dokar berhias serta dikawal para jawara pencaksilat yang sempat beratraksi didepan kantor KPU Kudus sebelum diterima oleh ketua KPU Kudus, Senin (9/10/17).

Nur Hartoyo yang diikuti oleh  seluruh jajaran funsionaris dan pengurus harian DPD Partai Perindo Kudus mendaftkan partainya sebagai calon peserta pemilu tahun 2019, dengan membawa sejumlah berkas yang akan digunakan untuk melengkapi administrasi pendaftaran.

TRENDING :  Dihargai Rp. 2 Miliar, Karya Lukisan Kaligrafi Gusmus Jadi Pusat Perhatian Pengunjung

Menurut Hartoyo, “ DPP pagi tadi telah resmi juga mendaftarkan Partai Perindo tingkat pusat ke Gedung KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, dan setelah itu giliran secara serentak dilakukan oleh seluruh pengurus DPD Partai Perindo se Indonesia,” ujarnya.

Di secretariat KPU selanjutnya para pengurus dan fungsionaris Partai Perindo disambut dan diterima oleh ketua KPUD Kudus Moh. Hanafi dan Komisi Divisi Hukum Naily Syarifah, Berkas pendaftaran partai selanjutnya akan diproses oleh KPUD untuk di verifikasi secara administrative.

Dijelaskan oleh Nurhartoyo, Perindo Kudus merupakan partai pertama yang mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2019, “ Dan kami membawa beberapa kelengkapan termasuk kami membawa 1670 KTA anggota yang dilengkapi dengan foto copy e KTP,” katanya.

TRENDING :  PKS Blora Buka Layanan Keluarga

Sementara itu Ketua KPU Kudus, Moh Hanafi dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dirinya menerima berkas pendaftaran dari DPD Partai Perindo Kudus, “Untuk selanjutnya kami akan verifikasi dan apabila ditemukan kekurang lengkapan syarat administrasinya kami masih meberikan kesempatan untuk dilakukan perbaikan,” ujar Ketua KPU Kudus.

Ditambahkan oleh Hanafi, Sebelum melakukan semua tahapan pendaftaran, parpol wajib mengunggah dokumen syarat pendaftaran ke sistem informasi yang telah disediakan KPU yaitu Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

TRENDING :  Dandangan Sudah Dimulai, Pedagang Memasang Stand Sejak Sore Kemarin

“Setelah itu, parpol perlu mencetak dokumen menggunakan fitur yang telah tersedia di Sipol guna mencegah perbedaan dokumen antara yang ada di Sipol dan hardcopy,” tuturnya.

“Parpol yang mendaftar akan dilakukan penelitian administrasi dan verifikasi. Parpol dinyatakan lulus dan dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2019 jika memenuhi persyaratan,” ujar dia.

Nantinya, KPU akan meneliti dan memeriksa semua dokumen syarat pendaftaran, apakah sudah lengkap atau belum. Jika belum lengkap, maka KPU akan meminta parpol melengkapi terlebih dahulu dan mendaftar kembali.

“Apabila dinyatakan lengkap, pendaftaran diterima dan diberikan formulir bukti,” pungkasnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post