Diserahkan secara Tunai, Bupati Pastikan Bantuan Tanpa Potongan

Diserahkan secara Tunai, Bupati Pastikan Bantuan Tanpa Potongan

KUDUS,isknews.com – Santunan kematian merupakan alah satu program pro rakyat yang digagas Bupati Kudus H. Musthofa sejak kepemimpinannya di Kudus tahun 2008 silam. Tujuannya adalah untuk meringankan beban yang ditinggalkan bagi keluarga yang kurang mampu. 13322108_1718812511716116_1589146536100979961_n

Hingga kini santunan kematian tetap diberikan kepada masyarakat meski dengan mekanisme baru sesuai aturan yang ada.
Selain itu, bupati yang hampir delapan tahun memimpin Kudus itu juga memiliki impian agar masyarakat Kudus memiliki tempat tinggal yang layak huni. Anggaran pemerintah daerah dialokasikan untuk pemberian bantuan bedah rumah untuk rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Namun demikian, partisipasi masyarakat tetap dinanti untuk membantu saudara-saudaranya tersebut.
Di tahun 2016 ini, bupati menyerahkan kedua bantuan tersebut pada acara tarawih dan silaturahmi bersama (tarhima) yang digelar Musala Al Ikhsan Loram Wetan, Jati, Minggu (5/6). Selain itu ada penyerahan honor untuk ketua RT dan ketua RW untuk seluruh wilayah Kecamatan Jati yang juga diserahkan seusai pelaksanaan tarawih.

Didampingi forkopinda, orang nomor satu di Kudus tersebut menyatakan bahwa bantuan ini diterima oleh masyarakat secara cash/tunai. Oleh karenanya, dirinya mengajak serta pihak Bank Jateng pada malam itu. Dirinya tidak memperbolehkan ada pihak manapun yang mengaku membantu pencairan dengan harapan untuk memperoleh imbalan.

”Saya pastikan santunan ini tidak ada potongan satu sen pun. Dan monggo setelah menerima langsung dihitung dulu sebelum dibawa pulang,” jelas bupati di hadapan ratusan warga.
Lebih lanjut bupati berharap bahwa santunan dan bantuan ini tidak hanya dilihat dari nominalnya saja. Tetapi lebih pada wujud perhatian pemkab untuk masyarakat dan semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Termasuk untuk bantuan bedah rumah, bupati berharap dapat digunakan sesuai peruntukannya, yaitu membenahi rumah tinggal.

”Saya mohon pak camat dan kepala desa untuk ikut mengarahkan. Dan harapan saya, para tetangga turut berpartisipasi membantu untuk bergotong-royong membantu saudara-saudara kita ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut bupati menyampaikan kepada seluruh masyarakat, bahwa berbagai program pro rakyat hendaknya benar-benar bisa dirasakan seluruh masyarakat. Termasuk pembebasan biaya pendidikan dan kesehatan merupakan dua bidang utama bagi kesejahteraan masyarakat. Bupati tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat terkait hal ini.

Sementara itu, Kapolres Kudus dan Dandim 0722 Kudus menyatakan siap membantu dalam pelaksanaan bedah rumah warga yang menerima bantuan ini. Pihaknya akan berkoordinasi yang baik dengan Camat dan Kepala Desa bersama masyarakat agar bedah rumah berjalan lancar.(rg/Mr)

Sumber : Rilis

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Grand Final WavesTones 2016 Bakal Sulap Langit Jadi Warna-Warni

Share This Post