Dishub Tak Bisa Eksekusi Gembok Roda Kendaraan, Ini Sebabnya

by
ISKNEWS.COM
Foto: Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dishub Kudus, Putut Sri Kuncoro bersama staf saat melakukan demonstrasi penggunaan gembok roda (foto: Yuliadi Mohammad)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, telah menyelenggarakan pembelian gembok roda segala ukuran, sejak dua tahun yang lalu. Alat yang akan digunakan untuk mengunci roda kendaraan yang melanggar aturan parkir itu, hingga kini belum bisa digunakan oleh petugas Dishub ketika mendapati kendaraan yang melanggar aturan parkir sebagai bentuk sanksi dan efek jera.

TRENDING :  Dishub Jateng Sanggah Tidak Adanya Sosialisasi Taksi

Perangkat regulasi atau payung hukum bagi pemberlakukan gembok roda, hingga kini belum dibahas oleh wakil rakyat di DPRD, meskipun draft rancangan Peraturan Daerah (Perda) sudah diajukan oleh setda bagian hukum sejak tahun 2016, namun hingga tahun 2018 masih belum jelas kapan akan dibahas.

Ketersendatan pembahasan draft rancangan Perda yang bertajuk “Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” tersebut, hingga kini belum jelas kapan akan dibahas di DPRD, sehingga menjadikan keberadaan puluhan gembok roda untuk motor, mobil, dan truk yang akan diberlakukan ini, hingga kini masih belum jelas pengaplikasiannya.

TRENDING :  Netralitas TNI Harga Mati, Dandim Kudus Larang Anggota Dukung Calon Tertentu

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Putut Sri Kuncoro, di kantornya, menurutnya aturan teknis seperti itu mutlak diperlukan, pasalnya di dalam regulasi perparkiran belum menyebut sanksi berupa penggembokan atau penguncian roda kendaraan. Selasa (13-03-18).

TRENDING :  Dishub Himbau Ada Koordinasi Hilangnya Marka Akibat Pembangunan Jalan

KOMENTAR SEDULUR ISK :