1

Dishubkominfo Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan Pelaksanaan Ujicoba Dua Arah Jalan Sudirman

Kudus, isknews.com – Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kudus Didik Sugiharto meminta, masyarakat aktif memberikan masukan kepada pihaknya terkait ujicoba pemberlakuan jalur dua arah Jalan Jenderal Sudirman, yang sudah berlangsung hampir satu pekan lamanya.

Menurutnya, masukan dari masyarakat selaku pengguna jalan sangat penting, sebagai bahan pertimbangan evaluasi atas sukses atau tidaknya ujicoba pemberlakuan dua arah yang rencananya akan berlangsung satu bulan sejak diberlakuakan, Senin (26/9) lalu.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi dari masyarakat. Selain ikut menjajal melalui Jalan Jenderal Sudirman khususnya dari arah timur menuju Alun-Alun Simpang Tujuh, juga bisa memberi pendapat sebagai masukan untuk bahan evaluasi,” ujar Didik.

Dirinya menambahkan, masyarakat yang ingin menyampaikan kritik atau saran bisa langsung ke kantor Dishubkominfo atau melalui media sosial. “Atau pas ketemu saya saat meninjau di Jalan Jenderal Sudirman juga bisa langsung beri masukan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Putut: Pembongkaran Median Jalan Mengancam Hak Pengendara Sepeda Motor

Didik mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan kajian dan evaluasi berkala. Jika dalam evaluasi dinyatakan berhasil tentu akan dipermanenkan pemberlakuan dua arah. Sebaliknya jika dianggap gagal maka tidak jadi diberlakukan.

Pihaknya tetap optimistis jalur dua arah dapat diberlakukan di Jalan Jenderal Sudirman. Mengingat hingga hampir satu pekan ujicoba belum ada keluhan berarti. Meski begitu, Didik mengakui pengendara yang melintas dari timur masih belum banyak. “Mungkin saja banyak yang belum tahu. Untuk itu kita akan terus sosialiasikan supaya yang melintas lebih banyak,” jelasnya.

Di tempat terpisah salah seorang pengguna jalan Supar mengaku mendukung kebijakan ujicoba ini. Bahkan dirinya berharap bisa dipermanenkan aturan tersebut. Hal itu dikarenakan dapat memudahkan warga yang hendak menuju ke pisat kota, yang biasanya harus memutar arah terlebih dahulu.

Baca Juga :  Suwarno," Pengunjung Ziarah Alami Penurunan "

Dia mencontohkan, warga yang hendak ke pasar Kliwon bisa lebih cepat sampai karena langsung lurus. Sementara dulu harus memutar untuk bisa sampai ke pasar. Namun, pemberlakuan ini menurutnya juga harus dibarengi dengan kesiapan petugas di lapangan guna mengantisipasi apabila terjadi kepadatan.

“Terutama pas hari Minggu biasanya Pasar Kliwon pengunjungnya meningkat, tentu apabila petugas tidak siap dapat timbul masalah baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) satlantas Polres Kudus, Ipda Upoyo, menyampaikan, “sebagai praktisi pengaturan dan rekayasa lalulintas, paska dibukanya arus dua arah di jalan Sudirman, harus di pikirkan antisipasinya, bila di alun-alun digelar konser besar atau even besar diseputaran simpangtujuh, kami dari unit lalulintas akan mengalami kesulitan didalam pembuangan arus ke Jalan Sudirman, karena jalan tersebut diperkirakan sudah akan padat.” ujarnya.

Baca Juga :  Sudah 4 hingga 10 Ribu Penumpang Perhari, Arus Lebaran Di Terminal Kudus

Sementara perdiksi titik-titik yang akan alami traffict jam teringgi, menurut Upoyo ada 4 titik utamanya pada jam-jam aktifitas tinggi di pagi hari, “diantaranya adalah di depan SD. Cahaya Nur, Polres Kudus, SMP 2 Kudus, dan Pasar Kliwon,” ujarnya.

Secara umum menurutnya, Infrastruktur lalu-lintas jalan Sudirman masih perlu dibenahi, misalnya dengan pembuatan garis marka sempadan jalan, garis parkir dan rambu-rambu penanda agar arus lalulintas di jalan Sudirman berjalan dengan baik. (MK)

(MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?