Dituding Tak Bergeming Soal Baliho-Baliho Kampanye Di Alun-alun, Begini kata Panwaslu Kudus

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Kantor Pabwaslu Kabupaten Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dua buah baliho berukuran besar, sempat menjadi bahan perbincangan warga Kudus, pasalnya dua buah baliho tersebut meski tidak memampangkan gambar Pasangan Calon, namun secara tersirat kedua billboard yang tepasang pada lokasi reklame resmi milik pemkab tersebut menggambarkan nomor urut pasangan yang ikut pada kontestasi Pilkada Kudus 2018.

Menurut komisioner Panwas Pemilu Kudus M. Rifan, saat ditemui di arena Pengajian Akbar yang digelar Noor Hartoyo dan kawan-kawan semalam, mengatakan,“Keberadaan baliho terpampang yang bertuliskan Kudus Nomor Satu, dan Ingat Ingat Bulan Lima 2018 Awal Bulan Puasa Kita, dijantung Kabupaten Kudus, dirasa kurang pas. Pasalnya kedua baliho tersebut, berbau unsur kampanye paslon Cabup dan Cawabup Kudus 2018-2023,” katanya, Minggu (13-05-2018).

“ Lokasi pemasangan kedua baliho itu. Baliho yang bertulisan Kudus Nomor Satu dipasang sebelah pojok barat utara alun-alun simpang tujuh kudus, dan baliho yang bertuliskan Ingat Ingat Bulan Lima 2018 Awal Bulan Puasa Kita terpasang disebelah pojok barat-selatan alun-alun simpang tujuh. Itu berada di zona larangan pemasangan Alat Peraga Kampanye,” terangnya.

TRENDING :  Tingkatkan Kualitas, BAN Jateng Sosialisasi Akreditasi PAUD dan PNF di Kudus

ISKNEWS.COM

Menurut Rifan Panwaslu Kudus bukan tidak responsif menanggapi aduan warga masyarakat, “ tapi kami harus berhati-hati menelusuri dulu siapa pemilik kedua Baliho bernuansa kampanye tersebut, Dari keterangan pak Eko Djumartono Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) Kudus, meyakinkan kepada kami bahwa kedua lokasi baliho tersebut telah disewa oleh pihak ketiga, “Ya para Paslon tersebut,” katanya.

TRENDING :  Akses Informasi Terbatas KPU Pati Lakukan Sosialisasi Di Lapas Pati

Bahkan kami sudah memanggil para pemilik baliho itu. Namun hingga saat ini pemilik kedua baliho itu belum kunjung datang di Panwaslu Kudus. “Kami di Pemkab menelusuri, baliho itu miliknya siapa. Kami sudah panggil kedua pemiliknya namun belum memberikan jawaban,” terang dia.

TRENDING :  Panwaslih Tertibkan APK Melanggar

Ia mengatakan, bahwa kedua baliho itu secara aturan memenuhi unsur kampanye. Karena dibaliho itu, terdapat simbol angka. “Kami menilai baliho tersebut termasuk kategori kampanye, karena adanya bahasa simbol, termasuk angka. Simbol itu bagian yang dimiliki dari paslon, itu merupakan bagian dari kampanye” ungkapnya.

“Kami sudah tawarkan kepada para timsesnya untuk menurunkan sendiri, namun jika dalam waktu 1 x 24 jam tidak diturunkan, kami akan menurunkannya. Namun hingga kini kedua pemiliknya baliho tersebut belum berkunjung ke Panwaslu Kudus,” pungkasnya. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :