Diusulkan Dapat Tali Asih Penemu Fosil Di Situs Patiayam

Diusulkan Dapat Tali Asih Penemu Fosil Di Situs Patiayam

Kudus, isknews.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, akan mengusulkan para penemu fosil hewan purba di Kawasan Situs Patiayam, Kabupaten Kudus, untuk mendapatkan tali asih. Hal itu sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian kepada penemu yang jumlahnya lima orang itu, karena atas kesadarannya sendiri, mereka mau menyerahkan sendiri temuan fosil kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui pengelola Museum Fosil Patiayam, di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Kepala Disbudpar Kabupaten Kudus, Yuli Kasiyanto, melalui Kepala Seksie (Kasie) Sejarah dan Kepurbakalaan, Sutiyono, yang dihubungi isknews.com, Jumat (03/2), membenarkan hal itu. Penemu yang dimaksud adalah, Sutopo dan Roji, keduanya warga RT-02/RW-04, serta Husen Ulinnuha, warga RT-01/RW-04, Ngarpani dan Simpo, keduanya warga RT-02/RW-03 dan RT-02/RW-04. Tiga orang yang disebutkan pertama, adalah yang menemukan fosil pada Desember 2016, sedangkan dua orang lainnya menemukan fosil pada Januari 2017. “Semua fosil hewan purba temuan terbaru yang jumlahnya ratusan itu, kini sudah disimpan di Museum Fosil Patiayam.

BACA JUGA :  Lagi Ditemukan Fosil Gajah Purba Di Situs Patiayam

Dia mengungkapkan, usulan tentang tali asih itu, akan segera diajukan oleh Disbudpar Kabupaten Kudus, kepada Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP), Sangiran, Sragen, Provinsi Jawa Tengah, karena kedudukan Situs Patiayam memang berada dalam pembinaan BPSMP. Pihaknya akan mengupayakan agar pengajuan tali asih itu secepatnya bisa terelisasi, serta bisa diterimakan kepada para penemu. “Kalau dilihat dari nominalnya memang tidak seberapa. Namun setidaknya Pemkab mempunyai niat baik kepada warga masyarakat, karena dengan menyerahkan hasil temuannya ke Pemkab, berarti mereka juga telah menyelamatkan fosil yang tidak ternilai harganya, dilihat dari sisi sejarah, khususnya zaman purbakala.”

Sutiyono mengimbau, bagi masyarkat penemu fosil purba, baik itu fosil manusia, alat purba hingga hewan purba seperti gajah dan rusa, diharapkan memberikan hasil penemuannya ke pemerintah. Setelah itu, pemerintah akan menindak lanjut untuk disalurkan ke Sangiran untuk diperiksa oleh ahli arkelogi dari
BPSMP. “Kalau dari hasil penelitian itu membuktikan fosil itu memang asli, kepada penemunya akan diberikan tali asih, sebagai imbal jasa, karena mau menyerahkan hasil temuannya kepada Pemkab setempat.”

BACA JUGA :  Makam R.A Kartini Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Nasional

Seperti diberitakan di isknews.com, setelah cukup lama tidak terdengar berita penemuan fosil di Situs Patiayam, belum lama ini, di kawasan situs yang letaknya di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu, ditemukan sejumlah temuan baru fosil binatang purba yang satu diantaranya ditengarai sebagai fosil gajah purba (stegodon). Selain itu, dari fosil yang jumlahnya mencapai ratusan itu, ada yang masih agak utuh, yakni fosil kepala banteng (Bos javanicus javanicus). Semua fosil itu ditemukan di Formasi Slumprit, petak 21, kawasan Situs Patiayam.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post