DIVISI I KUDUS : Juara Bertahan Tumbang

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Juara bertahan Divisi I Kudus PSG Putra tumbang di laga pertama babak penyisihan Grup C. PSG Putra harus mengakui keunggulan Bintaraya dengan skor akhir 3-1.

Derby Getas Pejaten yang dilangsungkan di Stadion Wergu Wetan Kudus, Senin (17/12/2018), berlangsung sengit. Menyandang status juara bertahan PSG Putra bermain terbuka sejak awal pertandingan.

Namun Bintaraya yang memiliki materi pemain mantan pemain Persiku tampil lebih baik. Dua menit pertandingan berjalan di babak pertama, Bintaraya sudah memimpin.

Mantan striker Persiku Eko Priyono membuka keunggulan Bintaraya melalui tendangan bebas, yang gagal diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang PSG Putra Moh Saifudin.

TRENDING :  Dramatis! Begini Sofi'i Selamatkan Bayinya Dari Banjir Bandang

Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda. Usai turun minum Bintaraya tetap menguasai permainan. Eko kembali menggandakan keunggulan pada menit ke 49 melalui sundulan yang gagal dihalau Saifudin.

Mantan striker Persiku lainnya Doni Pamungkas tak mau ketinggalan menyumbangkan golnya pada menit 56. Berawal dari serangan balik cepat, umpan terobosan dimanfaatkan Doni untuk berlari kencang ke daerah pertahanan PSG Putra.

Hanya berhadapan dengan penjaga gawang, Doni dengan tenang mengecoh dan menjaringkan bola untuk membawa Bintaraya unggul 3-0. Usai memasukkan gol, Doni digantikan pemain bertahan.

Selepas pergantian tersebut justru penampilan Bintaraya menurun. PSG Putra berbalik menguasai permainan. Puncaknya pada menit 68 Luky Amrul Huda menjebol gawang Bintaraya yang dijaga mantan penjaga gawang Persiku Junior Febian Bagus.

TRENDING :  Laga Uji Coba Persipa YR Diwarnai Tawuran Suporter

Skor 3-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Pelatih Bintaraya Yasin mengaku kurang puas dengan penampilam anak asuhnya. Banyak peluang terbuang sia-sia dan kurang tenang ketika mendapatkan bola.

“Mainnya ragu-ragu, umpannya banyak yang salah,” ujarnya. Meski begitu dia optimistis bisa menjuarai kompetisi Divisi I Kudus musim ini.

Dengan mengandalkan pemain jebolan Persiku dan Persiku Junior, Yasin bertekad timnya merebut kembali gelar juara dari PSG Putra musim lalu.

Bintaraya merupakan juara Divisi I Kudus musim 2016. Musim 2017 giliran PSG Putra yang menjadi juara ketika diarsiteki Cucun Sulistyo.

TRENDING :  Berikut Tahapan Pendaftaran Pengisian Jabatan Sekda Kudus

Sementara itu pelatih PSG Putra Tristanto mengakui kekalahan timnya. Hal itu tak lepas dari absennya dua pemain karena cedera dan menjalani UAS di Jogjakarta.

Terlepas dari itu ia menyebut kepemimpinan wasit Imam Handoko dinilai ada kesalahan. Ia mencatat ada dua kesalahan wasit yang merugikan timnya.

Meski begitu Tristanto mengaku tetap optimistis mampu lolos ke babak selanjutnya. “Kita wajib mengalahkan Putra Ungu dengan skor meyakinkan. Kami yakin karena akan menurunkan kekuatan penuh pada laga pamungkas,” tegasnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :