DIVISI II KUDUS : Persije Jekulo Juara

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Persije Jekulo secara mengejutkan mampu tampil sebagai juara Kompetisi Sepak Bola U-19 Divisi II Kudus “Bupati Cup” 2018. Wahyu Rohman dan kawan-kawan menyingkirkan tim kuat Pesigala Garung Lor di final yang lebih dijagokan.

Bertanding di Stadion Wergu Wetan Kudus, Kamis (29/11/2018), Persije unggul cepat melalui titik putih pada menit keempat. Kesalahan pemain belakang Persigala yang menyentuh bola di kotak terlarang, membuat wasit memberi hadiah penalti untuk Persije.

Syahrul Mustaqim yang dipercaya menjadi eksekutor menuntaskan tugasnya dengan baik. Persije unggul 1-0 atas Persigala. Tak ingin tertinggal Persigala menaikkan tempo permainan.

Semenit setelah gol dari Persije, para pemain Persigala menggempur pertahanan tim asuhan Mohammad Edris. Serangan bertubi-tubi dilancarkan, beruntung penjaga gawang Deva Dwi sigap di bawah mistar.

Pertahanan Persije semakin kacau menghadapi serangan cepat para pemain Persigala. Menit 8 giliran pemain belakang Persije melakukan kesalahan menyentuh bola di kotak terlarang. Persigala mendapat hadiah penalti.

TRENDING :  DIVISI II KUDUS : Buana Putra Tersingkir, Megawon FC dan Kaliwungu FC Wakili Grup B di Babak 16 Besar

Sayangnya Safna Maula Delfi yang dipercaya mengeksekusi tendangan 12 pas gagal menjalankan tugasnya. Penjaga gawang Persije Deva Dwi tampil luar biasa, berhasil menepis tendangan keras yang diarahkan Delfi ke pojok kiri gawang.

Skor tidak berubah untuk keunggulan Persije. Usai gagal penalti Persigala semakin menggencarkan serangan yang mampu membuat barisan belakang Persije kewalahan.

Puncaknya pada menit 13 ketika pemain belakang Persije Solikin salah mengantisipasi bola. Bermaksud membuang bola, tapi bola justru meluncur ke arah gawang sendiri.

Blunder pemain nomor punggung 11 itu mampu dimanfaatkan Safna Maula Delfi untuk menebus kesalahannya ketika gagal mengeksekusi penalti. Safna mengecoh penjaga gawang yang sudah terlanjur maju ke depan.

Skor menjadi imbang 1-1. Meski begitu hingga jeda tidak ada gol yang tercipta. Babak kedua ada perubahan skema permainan. Persije yang tampil tertekan di babak pertama bermain lebih lepas.

TRENDING :  DIVISI II KUDUS : PS Klumpit dan PS Gringsing Melenggang ke Babak 16 Besar

Solidnya permainan Persije membuat Persigala gagal mencetak gol. Hingga peluait akhir dibunyikan skor tak berubah 1-1, sehingga penentuan juara dilakukan melalui adu penalti.

Masing-masing tim menyiapkan enam algojo. Lima algojo untuk adu penalti normal. Satu algojo yang disiapkan sebagai penentu jika dalam lima kali tendangan kedudukan masih sama.

Persije mendapat kesempatan pertama menendang. Sahrul Mustaqim yang dipercaya sekali lagi melaksanakan tugasnya dengan baik dan membawa Persije unggul 1-0.

Sementara Anang Kuswandi yang ditunjuk sebagai penendang pertama dari Persigala gagal menjalankan tugasnya. Bola tendangannnya terlalu tinggi di atas mistar gawang.

Secara berturut-turut hingga penendang keempat Persije berhasil memasukkan bola. Kedudukan menjadi 3-2. Penentuan juara Persije terjadi ketika penendang keempat Persigala gagal mengeksekusi.

TRENDING :  Macan Muria Mencari Kandang

Tendangan kapten kesebelasan Eko Nor berhasil ditepis penjaga gawang Persije Deva Dwi. Keberhasilan ini selain memastikan Persije juara, juga membuat Deva ditetapkan sebagai pemain terbaik berkat penampilan apiknya.

Persije keluar sebagai juara Divisi II Kudus, sementara Persigala harus puas sebagai runner up. PS Klumpit merebut posisi ketiga dan Putra Kusuma peringkat empat.

Total hadiah uang pembinaan Rp 12 juta dan trophy. Rinciannya sang juara membawa pulang uang pembinaan Rp 3,5 juta, runner up Rp 3 juta, peringkat tiga Rp 2,5 juta, peringkat empat Rp 2 juta. Serta pemain terbaik dan top scorrer masing-masing Rp 500 ribu.

Penyerahan piala dan uang pembinaan dilakukan langsung Bupati Kudus M Tamzil yang didampingi Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo dan Ketua Askab PSSI Kudus Sutrisno. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :