DKK Gelar Bimtek Tingkatkan Kemampuan Ketrampilan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Kudus, Isknews.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) secara nyata masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius saat ini, oleh sebab itulah Dinas Kesehatan Kudus menggelar kegiatan Peningkatan kemampuan ketrampilan bagi petugas puskesmas, dinas kesehatan kabupaten dan petugas penyemprot DBD yang selama tiga hari dari tanggal 4-6 Oktober diselenggarakan di Hotel Hom Kudus.

Subiyono Kasie Pencegahan Penyakit dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa, Dinas Kesehatan Kudus kepada Isknews.com menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan supaya petugas bisa mengetahui persis cara mecampurnya, penggunaan dan sasaran nya kepada siapa saja, kegiatan tiga hari teori, dan yang terakhir praktek nya.”imbuhnya.

Subiyono menambahkan jika Kegiatan ini di ikuti Peserta sebanyak 30, petugas puskesmas 19 orang, penyemprot 6 orang dan 5 sari Dinas Kesehatan, dengan narasumber dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir (B2P2VRP) Salatiga.

Baca Juga :  Banjir di Tanjung Karang , Jati , Kudus

Dari data dua tahun terakhir, 132 Desa yang tidak pernah terkena DBD hanya 3 Desa yang lolos peta berdampak DBD. Pada saat ini penyakit DBD tersebut tidak mengenal wilayah maupun tempat, seperti halnya dahulu jika DBD tidak menyerang di daerah dengan lokasi tinggi namun pada kenyataan nya daerah seperti Colo Kajar dan Rahtawu termasuk daerah rawan DBD yang nota bene nya adalah daerah dataran tinggi.

Penanggulangan DBD hotermal Voging atau pengasapan ini terdiri dari campuran solar yang dicampur dengan pestisida, 1 liter pestisida di campur 19 liter Solar. Voging DKK cara bentuk perindukan, telur nya seperti apa, dan pestisida nya. Dalam upaya penanggulangan Demam Berdarah Dengue, pemerintah mempunyai 4 (empat) pilar strategi. Pertama, memperkuat pengamatan kasus/penderita dan pengamatan vektor
didukung dengan laboratorium yang memadai; Kedua, memperkuat penatalaksanaan penderita
di rumah sakit, puskesmas dan klinik; Ketiga, meningkatkan upaya pengendalian vektor secara
terpadu; Keempat, memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD. Dalam rangka mendukung pelaksanaan strategi pemerintah tersebut maka diperlukan upaya pembangunan kualitas SDM kesehatan yang memadai dalam
pengendalian Demam Berdarah Dengue.
Modul Pelatihan Pengendalian Demam Berdarah Dengue ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan pelatihan bagi seluruh SDM kesehatan khususnya bagi pengelola program
DBD untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue.”Pungkasnya.(AS)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?