DKK Kudus Gelar Pertemuan KLB PD3I Pasca Bencana

by
Foto: Kasi Surveilans Imunisasi, Any Willianti, saat memberikan materi dihadapan para peserta. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Puluhan bidan koordinator dan pemegang program imunisasi, mendapatkan edukasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus di Puskesmas Ngembal Kulon, Kecamatan Bae, Kudus, Selasa (13-02-2018).

Edukasi kali ini, mengenai penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) pasca bencana dan penentuan data sasaran Ibu Hamil (Bumil), bayi dan balita untuk imunisasi.

TRENDING :  Kesulitan Bayar Biaya Rumah Sakit, Bayi Kenzo Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kasi Surveilans Imunisasi, Any Willianti kepada isknews.com mengatakan, PD3I merupakan salah satu program nasional yang indikator keberhasilannya, tergantung tiap kabupaten/kota dalam menggerakkan desa-desa agar dapat mencapai Universal Child Immunization (UCI).

TRENDING :  Waspada Demam Berdarah, Pemdes Kutuk Minta Dilakukan Fogging

Di Kabupaten Kudus sendiri, saat ini cakupan imunisasi telah mencapai 100 persen, dimana telah melewati fase aman yakni diatas 80 persen capaian dari seluruh sasaran populasinya.

“Adapun penyakit yang dapat dicegah adalah TBC, Tetanus, Diptheri, Pertusis, Polio, Campak dan Hepatitis B,” jelasnya.

TRENDING :  Kiprah BKK SMK Wisudha Karya

Penyakit tersebut, lanjut Any, dapat menimbulkan kematian, kesakitan, juga kecatatan. Bahkan, apabila tidak ditangani secara maksimal dapat menular dan mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB). “Salah satunya upaya pencegahan yang menyeluruh, hanya dengan pemberian imunisasi.”

KOMENTAR SEDULUR ISK :